by

Dorong Pengadaan Alat Laboratorium Untuk LIPI

Ambon, BKA- Anggota Komisi VII DPR RI, Saadiah Uluputty akan mendorong pengadaan alat laboratorium mikrobiologi untuk Lembga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Maluku.

Politisi PKS ini menyebutkan, saat lakukan reses ke LIPI Maluku, telah dijelaskan bahwa ada beberapa alat dasar yang dimiliki oleh LIPI. Diantaranya alat PCR dan juga Laminar Flow.

Yang fungsinya untuk membuat ruang kerja tetap steril, dengan mengambil udara dari luar laminar disaring dengan filter khusus. Sehingga udara dari luar tidak dapat mengkontaminasi ruang kerja yang ada di Laminar Air Flow.

Sayangnya, Laminer yang dimilik saat ini jenisnya standar. Dan yang dibutuhkan adalah yang Biosafety level dua.

Ketika alat tersebut bisa dimiliki LIPI, sambung Saadiah, maka pihak LIPI hisa juga melakukan pengujian pasien Covid-19 dengan mudah. Yakni laboratorium LIPI bisa menjadi center Pemeriksaan Spesimen selain laboratorium kesehatan yang ada di Maluku.

“Jadi itu merupakan kebutuhan jangka panjang bagi LIPI. Selain bisa untun jangka pendek dalam uji lab bagi spesimen Cocid-19. Maka sesuai tupoksi saya, akan saya dorong ke Pemerintah Pusat agar bisa dilakukan pengadaan alat tersebut,” ucap Saadiah, melalui rilisnyankepada koran ini, Jumat (14/8)

Mantan Anggot DPRD Maluku ini menilai, biasanya segala kebutuhan itu dimasukkan dalam pembahasan tahun anggaran. Kecuali, bagi hal-hal yang bersifat mendesak.

“Untuk kebutuhan tersebut bisa diusulkan lewat pemerintah pusat dan juga bisa ke pemerintah daerah,” cetusnya.

Sesuai tupoksi, lanjut Saadiah, hal ini akan disampaikan ke pemerintah pusat. Karena saat ini, LIPI Maluku juga memiliki 2 tenaga yang pakar dalam bidang Mikrobiologi.

“Tinggal bagaimana LIPI ini didorong untuk pengadaan alat penunjang atau pelengkap laboratorium yang ada,” tuturnya.

Dirinya juga akan sampaikan beberapa masalah lain dari hasil reses tersebut. Salah satunya terkait kebutuhan yang ada di LIPI Maluku, baik berupa alat penunjang maupun SDM lainnya.

Dengan harapan, ada talenta dari putra-putri Maluku untuk dibiayai sekolahnya dalam bidang alam dan sebagainya. Sehingga bisa menempati posisi-posisi di LIPI, guna menutupi kebutuhan-kebutuhan yang ada.

“Di Pemerintah Pusat lewat Kemenristek, ada program beasiswa S3 dan juga beasiswa lanjutan. Info ini juga menjadi cacatan yang akan disampaikan ke Menristek agar kebutuhan-kebutuhan ini bisa direspon. Dan ini akan saya kawal terus,” janji dia. (UPE)

Comment