by

DPO Tersangka Korupsi Taman Kota Saumlaki Ditangkap

beritakotaambon.com – Tim Tabur Kejaksaan Tinggi Maluku bersama Tim Tabur Kejaksaan Agung RI, berhasil menangkap DPO tersangka kasus dugaan korupsi taman kota Saumlaki, Hartanto Hoetomo.

Komisaris PT. Inti Artha Nusantara ini ditangkap karena melarikan diri, pasca ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) itu. Sehingga Hartanto Hoetomo dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kasi Penkum Kejati Maluku, Wahyudi Kareba, mengatakan, pria 58 tahun itu diamankan di Jalan H. Suaib I, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, 3 September 2021.

Menurut Kareba, Hartanto Hoetomo selaku kontraktor pekerjaaan pembangunan Taman Kota Saumlaki, KKT.

Pada kasus bernilai Rp 4,5 miliar itu, bos Inti Artha Nusantara itu ditetapkan sebagai tersangka bersama tiga tesangka lainnya yang sudah berstatus terdakwa, yang kini mendekam di Rutan Kelas II Ambon.

Baca juga: Angkot Diatas 20 Tahun Dilarang Beroperasi di Ambon

“Tiga rekan DPO adalah Kepala Dinas PUPR KKT Andrianus Sihasale, Wilma Fenanlampir selaku PPTK dan Frans Yulianus Pelamonia selaku pengawas,” jelas Kareba, Minggu (5/9).

Juru bicara Kajati Maluku itu mengaku, proyek Taman Kota di KKT itu dikerjakan menggunakan sumber anggaran dari APBD Kepulauan Tanimbar Tahun Anggaran 2017.

Berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Maluku, terjadi kerugian negara sebesar Rp 1,38 milliar, akibat perbuatan DPO Hartanto Hoetomo bersama tiga rekannya itu. (SAD)

Baca juga:
Polisi Tahan Pelaku Penganiaya Siswa SMA 1 Kisar

Comment