by

DPRD Dorong Bentuk Tim Pansus RSUD Haulussy

AMBON-BKA, DPRD Maluku mendorong pembentukan tim Pansus, untuk menindaklanjuti persoalan hak-hak tenaga kesehatan di RSUD dr Haulussy-Ambon.

Wakil Ketua DPRD Maluku, Melkias Sairdekut, mengatakan, pembentukan tim Pansus penting dilakukan, untuk menindaklanjuti masalah tersebut. Walau telah ada komitmen dari pihak RSUD dr Haulussy, akan membayar hak-hak nakes, tepatnya 17 Agustus nanti.

Hal itu penting untuk ditindaklanjuti, kata Sairdekut, sebab lambannya pembayaran hak nakes, berujung pada lemahnya kinerja sistim managemen rumah sakit daerah dibawah kepemimpin dr Justini Pawa tersebut. Padahal, mestinya kinerja rumah sakit milik pemerintah menjadi panutan bagi rumah sakit lain.

Baca juga: Kadispora : Jangan Jadikan Bonus Sebagai Motivasi

Memang, ungkapnya, beberapa upaya telah dilakukan untuk menangani masalah itu, termasuk pergantian direktur rumah sakit. Namun pembayaran hak nakes masih mengalami keterlambatan.

“Karena itu, ibu sekertaris Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, dr Mega, agar bisa berkoordinasi dengan pihak RSUD dr Haulussy, sehingga hak nakes dibayarkan paling lambat tanggal 17 Agustus, bertepatan dengan HUT Republik Indonesia” ujar Sairdekut, usai memimpin rapat terkait pembayaran hak nakes RSUD dr Haulussy, belum lama ini.

Hal senada disampaikan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Maluku, Benhur Watubun. Dia mendorong pembentukan Pansus, untuk menyelesaikan masalah hak-hak nakes yang belum diselesaikan.

”Kami berkomitmen untuk terus berjuang, hingga masalah insentif tenaga medis ini terselesaikan. Karena itu, pembentukan Pansus perlu dilakukan, agar masalah hak nakes bisa terbayarkan, termasuk insentif dan jasa ” tegas Watubun. (RHM)

Comment