by

DPRD Dorong Pempus Tangani Kerusakan KMP Masela

Ambon, BKA- Menindaklanjuti karamnya KMP Masela di PT Dok dan Perkapalan Wayame Ambon, Komisi III DPRD Maluku akan mendorong pemerintah pusat untuk mengatasi kerusakan yang terjadi pada kapal itu.

“Nantinya Komisi III akan merekomendasikan Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), agar menyerahkan kembali kepada pemerintah pusat melalui BPTD, untuk diperbaiki,” terang Ketua Komisi III DPRD Maluku, Richard Rahakbauw, kepada awak media, Rabu(17/2).

Permintaan, Rahakbauw itu untuk menindaklanjuti penyampaian Kadishub MBD, Herdy Ubro, bahwa sampai saat ini KMP Masela mangkrak di PT Dok dan Perkapalan Wayame Ambon.

Menurutnya, anggaran yang akan digunakan dalam proses perbaikan berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XXIII Provinsi Maluku. Setelah diperbaiki, KMP Masela akan diserahkan kepada Pemerintah Provisi Maluku.

“Terserah Pemerintah mau menyerahkan kepada kabupaten mana, semua tergantung dari Pemerintah Provinsi Maluku setelah selesai diperbaiki,” katanya.

Terpisah, Sekretaris komisi III DPRD Maluku, Rovik Afifudin, mengaku, tidak setuju kalau KMP Masela harus di tarik ke pusat, karena Maluku masih sangat membutuhkan banyak kapal untuk melayari pulau-pulau yang ada di Maluku.

“Namun hal ini bisa menunjukan ketidakmampuan pemerintah kabupaten. Kalau bicara tarik, sebenarnya harus ditarik oleh pemerintahan provinsi, karena Memorandum of Understanding (MoU) lewat Pemerintah Provinsi Maluku,” jelasnya.

Sebelumnya anggota Komisi III DPRD Maluku, Anos Yeremias, menilai Pemda MBD tidak becus mengelola KMP Masela. Sehingga kondisi kapal itu sangat memprihatinkan, bahkan karam di lokasi Dok Wayame.

KMP tersebut, kata Anos, merupakan aset milik Pemkab MBD yang dikelola PT Kalwedo yang merupakan Badan Umum Milik Daerah (BUMD). Namun karena tidak memiliki manajemen yang profesional dan akhirnya rusak, sehingga tidak lagi melayani masyarakat MBD sejak beberapa tahun.

“Waktu kemarin ketika kami mengunjungi KMP Sabuk 72 dan KMP Sabuk 71, ternyata memang kondisi kapal itu juga sudah nyaris tenggelam. Nasibnya hampir sama dengan KMP Masela,” pungkas Anos.(RHM)

Comment