by

DPRD Harap APBD 2021 Normal

Ambon, BKA- Jelang penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021, DPRD Kota Ambon makin gencar membahas rancangan APBD dengan Pemerintah Kota. Dengan harapan, postur APBD 2021 dapat normal dan Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) kembali naik.

“Mudah-mudahan postur APBD 2021 ini bisa normal, tidak seperti 2020 yang sebagian besar dialihkan ke Covid-19. Mudah mudahan tahun depan sudah normal dan PAD kita bisa merangkak naik. Karena jika kondisi APBD kita normal, maka kebutuhan-kebutuhan masyarakat bisa kita perjuangkan di APBD 2021,” tandas Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Rustam Latupono, kepada wartawan di gedung DPRD Belakang Soya, Senin (16/11).

Dijelaskan, saat ini DPRD gencar melakukan berbagai pembahasan dengan Pemerintah Kota Ambon. Sebab, deadline untuk penetapan APBD 2021 hanya sampai tanggal 30 November 2020. Yakni sebelum tanggal tersebut, APBD 2021 harus ditetapkan DPRD Kota Ambon lewat paripurna.

“Saat ini pembahasan-pembahasan masih terus dilakukan dengan mitra Pemerintah Kota. KUA PPAS dibahas, nanti diserahkan dengan RAPBD untuk dibahas di komisi melihat seluruh rincian anggaran kegiatan dari masing-masing mitra komisi. Setelah sinkronisasi di badan anggaran, sesuai jadwal badan musyawarah paling tidak itu nanti sebelum tanggal 30 November ini APBD 2021 sudah ditetapkan,” sebut Latupono.

Sekretaris DPC Gerindra Kota Ambon ini mengaku, adapun sejumlah usulan prioritas yang didorong pada APBD 2021. Diantaranya persoalan infrastruktur seperti pembangunan jalan Gadihu, jalan Siwang, serta berbagai pembangunan infrastruktur lainnya yang rusak akibat bencana banjir maupun longsor.

Termasuk sejumlah aspirasi masyarakat yang diserap lewat agenda reses DPRD Kota Ambon, yang telah dimasukan dalam rancangan APBD 2021 untuk nantinya ditetapkan akhir bulan ini.

“Semua itu menjadi konsen anggota DPRD untuk diperhatikan terkait usulan-usulan masyarakat di APBD 2021,” imbuhnya.

Menurutnya, banyak hal terkait kepentingan masyarakat yang telah didorong di APBD 2021. Namun hal tersebut nantinya akan dilihat apakah ada kebijakan refocusing untuk penanganan Covid-19 atau tidak.

“Banyak hal sebenarnya yang akan kita dorong terkait kepentingan masyarakat. Dan nantinya akan dilihat mana yang menjadi prioritas. Semoga APBD 2021 ini tidak ada refocusing sehingga seluruh kepentingan masyarakat bisa kita dorong,” pungkas Latupono. (UPE)

Comment