by

DPRD Ingatkan Dishub Perbaiki Traffic Light

Komisi III DPRD Kota Ambon ingatkan Dinas Perhubungan (Dishub) selaku mitra, untuk segera memperbaiki kerusakan lampu lalu lintas (traffic light) di sejumlah simpang jalan kota Ambon. Sebab, kerusakan yang terjadi sekitar awal Mei 2021 itu, sangat rawan kecelakaan.

“Kita hanya mau ingatkan agar Dishub Kota Ambon segera memperbaiki kerusakan trafiic light di beberapa titik jalan. Karena rawan kecelakaan, dan warga sangat resah terhadap itu. Dan kalau sebelumnya dijanjikan akan diperbaki, maka segera dilakukan. Jangan sampai ada korban baru mau bertindak,” tandas Ketua Komisi III DPRD Kota Ambon, Johny Wattimena, saat dikonfirmasi koran ini, Kamis (27/5).

Politisi Gerindra ini mengaku, dari pernyataan Plt Kepala Dishub Kota Ambon, Robby Sapulette, bahwa aka nada bantuan raffict light dari pemerintah pusat. Dan komisi III selaku mitra, sangat mengapresiasi hal itu. Namun yang terpenting, proses perbaikan itu harus secepatnya dilakukan, sehingga tidak ada korban kecelakaan lalu lintas akibat kerusakaan traffic light yang ada.

“Komisi III selaku mitra, tentu mengapresiasi jika ada bantuan dari pemerintah pusat untuk perbaikan lampu lali lintas itu. Tapi kalau bisa itu dipercepat, jangan sampai ada korban kecelakaan akibat kerusakaan. Karena ini menjadi tanggung jawab Dishub untuk memperbaiki segala kerusakan traffic light,” pungkasnya.
Dalam waktu dekat, lanjut Wattimena, Komisi akan melakukan rapat internal untuk mengundang kembali Dishub Kota Ambon, guna membahas sejumlah persoalan termasuk kerusakan traffic light saat ini.

“Kita akan segera internal soal kerusakan traffic light ini, kemudian baru kita panggil Dishub untuk pertanyakan kerusakaan ini. Kapan mau diperbaiki, dan bantuan yang dijanjikan pemerintah pusat itu seperti apa, nanti kita akan bahas nantinya,” pungkas anggota DPRD dua periode ini.
Diberitakan sebelumnya, Plt Kepala Dishub Kota Ambon, Robby Sapulette mengaku, perbaikan lampu lalu lintas itu akan diperbaiki sekitar tanggal 20 Mei lalu. Namun dirinya kembali mengeluarkan pernyataan bahwa Pemerintah Pusat (Pempus) melalui Kementrian Perhubungan RI telah berjanji memberikan traffic light dengan sistem area traffic control sistem ke Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon.

Traffic light dengan sistem area traffic control itu, lanjut Robby, nantinya akan terkoneksi dengan command center yang ada pada Pemkot Ambon. Dengan begitu, pengendara selalu dipantau lewat CCTV yang ada.

“Saya dengan Pak Walikota, sudah bertemu dengan Dirjen Perhubungan Darat dan sudah menjanjikan kepada Pemerintah Kota Ambon, dalam kerangka Ambon sebagai kota smart city. Lalu kita diberikan sejumlah traffic light dengan sistem area traffic control sistem,” ungkap Robby, kepada wartawan, Senin (17/5).
Robby mengaku, pihaknya akan selalu uapayakn agar Pemerintah Pusat bisa merealisasikan janji dimaksud. “Jadi begini kalau command center kita segera pakai sistem ini, karena ini sistemnya konfensional. Kami Dinas Perhubungan mewakili Pemerintah Kota sementara berupaya ke kementrian Perhubungan untuk membahasnya,” sebutnya.
Kata Robby, sebenarnya tahun anggaran 2021 sudah bisa dilaksanakan. Hanya saja karena Covid-19, maka terjadi refocusing anggaran di Kementrian Perhubungan RI. Sehingga anggaran itu dipending tahun 2022 mendatang.
“Anggaran untuk untuk nanti masuk tahun anggaran 2022 dengan dengan total anggaran kurang lebih 10 miliar, yang dialokasikan untuk bagaimana menggantikan traffic light dan sistem konfensional dengan intelijen sistem. Intinya kita berharap janji itu bisa terealisasikan,” harapnya.
Menurut dia, audio pada traffic light bisa dipakai berbulan-bulan dengan sistem traffic light yang baru. Seperti dalam kurung waktu satu jam, maka lagu yang ada nantinya bisa diganti disertai dengan sistem kamera pemantau. (UPE/IAN)

Comment