by

DPRD Ingin PD Libatkan SDM Berkualitas

Ambon, BKA- Ketua pansus I DPRD Provinsi Maluku, Samson Atapary, mengatakan, kunci keberhasilan dalam memajukan Perusahaan Daerah (PD), yakni, pelibatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal dan berkualitas didalamnya.

Untuk itu, katanya, menyangkut kualifikasi SDM serta penyerapan tenaga kerja, harus menjadi perhatian utama. Karena kunci keberhasilan PD adalah SDM yang berkualitas. Walau begitu, pertimbangan tenaga kerja lokal juga harus dipikirkan dalam perekrutannya.

Penegasan tersebut disampaikan Atapary pada rapat paripurna DPRD Maluku, dalam rangka penyampaian laporan Pansus pembahasan Ranperda Peraturan Perusahaan Perseroan Daerah Maluku Energi Abadi dan Ranperda tentang Penyertaan Modal Daerah kepada Perusahaan Perseroan Daerah Maluku Energi Abadi.

“Kami minta perhatian Pemprov Maluku terhadap sejumlah catatan kritis yang disampaikan seluruh fraksi, maupun catatan yang telah disepakati dalam rapat pembahasan,” ujarnya, Rabu (4/11).

Hal itu penting agar implementasi dari Perda tersebut dapat meningkatkan peran serta daerah, dalam pengelolaan sumber daya alam misak dan gas bumi secara profesional.

Menurut dia, awalnya, Ranperda ini terdiri dari tujuh bab dan delapan pasal, beserta penjelasan pasal-pasal. Namun sesuai hasil fasilitasi Nomor: 188.34/4757/OTDA pada 21 September 2020, maka terdapat perubahan atau penambahan, sehingga menjadi enam bab dan delapan pasal.

Dikatakan, modal dasar perusahaan daerah ditetapkan sebesar Rp 25 miliar. Yang terbagi atas saham-saham yang nilai nominalnya ditetapkan dalam akte pendirian.

“Pemprov Maluku paling sedikit 99,9 persen atau sebesar Rp 24, 97 miliar. Sedangkan Perusahaan Umum Daerah Panca Karya paling banyak 0,1 persen atau Rp 25 juta,” tandasnya.

Pansus untuk pembentukan Perseroan Daerah PT. Maluku Energi Abadi juga meminta Pemprov Maluku, lebih berhati-hati untuk mendirikan BUMD di sektor minyak dan gas bumi.

“Dalam prinsip dasar pendirian suatu BUMD, harus memiliki alasan ekonomi, strategi dan besar anggaran. Sehingga terwujud kesejahteraan masyarakat, dengan menaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” katanya.

Untuk itu, dalam pembentukan PT. Maluku Energi Abadi, permasalahan utama yang perlu mendapat perhatian dalam pengelolaannya, yakni, dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik, berdasarkan prinsip good corporate govermance, sehingga dapat menjadi kebanggaan masyarakat Maluku.(RHM)

Comment