by

DPRD Kesal, Koperasi Tak Siap Sambut Dana Bergulir

Ambon, BKA- Wakil Ketua DPRD Maluku, Azis Sangkala, menyesalkan sejumlah koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Maluku, karena tidak mampu memanfaatkan kesempatan yang disediakan pemerintah pusat (Pempus) lewat dana bergulir sebesar Rp1 trilyun.

Dana sebesar Rp 1 triliun itu, katanya, memang sengaja disiapkan pemerintah untuk koperasi dan UKM se-Indonesia, agar dapat menjaga kelangsungan usaha di masa pandemi Covid-19 ini.

Sayangya, koperasi dan UKM di Maluku tidak siap untuk menyambut bantuan dana bergulir dari pemerintah pusat. Hanya ada satu koperasi di Maluku yang memasukkan proposal untuk mendapatkan bantuan itu.

“Dana yang begitu besar untuk membantu anggota koperasi mengatasi masalah ekonomi. Tapi sayangnya, di Maluku baru satu koperasi yang mengirimkan proposalnya. Dan itu, angka yang diminta hanya Rp 1 miliar saja,” ungkap Azis, Sabtu (9/8).

Untuk itu, dia berharap, Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Maluku maupun kabupaten dan kota, untuk mendorong koperasi dan UKM yang ada di Maluku untuk memanfaatkan kesempatan ini.

“Karena ada dana bergulir satu triliun rupiah untuk koperasi, ratusan miliar rupiah untuk UMKM. Tolong ini diakses, sehingga memberikan manfaat dan kontribusi bagi anggota koperasi maupun UMKM di Maluku,” pinta Azis.

Ketidaksiapan koperasi dan UKM di Maluku dalam menyambut dana bergulir ini, memang disebabkan oleh banyaknya persyaratan yang harus disampaikan kepada pemerintah pusat.

“Saya tahu, semua mau. Tetapi melihat persyaratan yang begitu banyak, sehingga mungkin tidak memenuhi syarat. Dan ini juga menjadi pertanyaannya,” ujar dia.

Selain itu, Azis melihat, ada penyebab lain sehingga sedikit koperasi dan UKM di Maluku yang memanfaatkan kesempatan itu. Yakni, faktor minimnya pendampingan dari dinas terkait terhadap mereka.

“Saya harap, hal ini menjadi pelajaran, bahwa kalau kita tidak siap, maka uang yang begitu banyak akan hilang begitu saja,” pungkasnya. (RHM)

Comment