by

DPRD Kritik Kebijakan Satgas

Wakil Ketua DPRD Maluku, Melkianus Sairdekut, mengkritik kebijakan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, terkait pemberlakuan surat Rapid Test Antigen bagi pelaku perjalanan, khususnya pelajar dan mahasiswa.

Menurutnya, pemberlakuan kebijakan tersebut bagi pelajar dan mahasiswa, dinilai sangat memberatkan.

“Itu kan sangat memberatkan, apa lagi bagi pelajar dan mahasiswa yang sedang berurusan di Ambon. Bahkan banyak kalangan yang meminta, kalau bisa digratiskan saja tes antigen-nya,” terang Sairdekut, Kamis (1/7).

Sebagai langkah kebijakan, kaanya, Satgas Penanganan Covid-19 diminta untuk mempertimbangkan kembali kebijakan tersebut, bagi pelaku perjalanan antar pulau di Provinsi Maluku, khususnya bagi pelajar maupun calon mahasiswa.

“Mereka ini melakukan perjalanan kan dalam provinsi, maka Satgas Covid-19 maupun Pemprov Maluku sudah harus mempertimbangkan aspek pembiayaan tes antigen-nya yang tidak memberatkan,” sarannya.

Lanjutnya, tapi itu akan berbeda terhadap pelaku perjalanan antar provinsi. Kebijakan itu harus tetap diberlakukan.

“Kalau biaya tes cepat antigen untuk pelaku perjalanan ke luar provinsi, itu merupakan suatu hal tersendiri atau berbeda,” pungkasnya.(RHM)

Comment