by

DPRD Minta Direktur RSUD Dievaluasi

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Hasan Day, menilai manajemen di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bula, tidak beres.

Dia mengungkapkan, saat Komisi C DPRD meninjau untuk melakukan evaluasi di RSUD Bula, pada Juni lalu, ditemukan banyak persoalan disana.

“Evaluasi kemarin, kita sudah tinjau langsung ke lapangan. Berbagai macam persoalan yang ditemukan di RSUD Bula. Seperti kerusakan alat dan lain sebagainya,” terang Hasan Day, Senin (12/07).

Demi menata manajemen RSUD Bula lebih baik, dia meminta Bupati SBT, Abdul Mukti Keliobas, memanggil Direktur RSUD Bula, dr Linggar, untuk mengevaluasi kinerjanya.

Hal itu penting untuk dilakukan oleh Bupati SBT. Sebab, katanya, masalah yang terjadi di RSUD Bula bukan hanya menyangkut anggaran, tapi juga masalah manejemen.

“Saya minta kepada bupati segera evaluasi kinerja Direktur RSUD Bula. Karena kalau hanya bicara anggaran, tapi manajemen di dalam tidak beres, maka tidak mampu menyelesaikan masalah di dalam RSUD Bula,” tutur Hasan Day.

Menurut Aleg PKS SBT tersebut, Direktur RSUD Bula menjadikan anggaran sebagai alasan munculnya berbagai masalah manajemen. Padahal sudah banyak anggaran yang dialokasikan ke rumah sakit tersebut, namun manajemen tetap kurang baik.

“Penjelasan Dierektur RSUD Bula, bahwa ini kekurangan uang. Saya katakan, jangan hanya jadikan itu sebagai persoalan, tidak ada uang. Saya juga melihat manajemen RSUD tidak beres.” ungkapnya.

Selain itu, Hasan Day juga menilai kalau dr Linggar sebagai Direktur RSUD Bula, kurang komunikatif.

“Berapa kali kita mencoba untuk melakukan komunikasi baik, agar penataan manajemen RSUD dari sisi pelayanan dan sebagainya. Tapi Durektur yang ada tidak memiliki itikad baik untuk komunikatif. Mana mungkin kita mau ada pada arah perbaikan yang lebih bagus,” pungasnya.(SOF).

Comment