by

DPRD Minta Kontainer Rifer Tol Laut Disediakan

DPRD Provinsi Maluku minta agar Kapal Tol Laut 05 yang masuk ke Kepulauan Larat, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) agar disediakan container atau peti kemas Rifer untuk mengekspor ikan beku sampai ke Surabaya.

Anggota Komisi III DPRD Maluku, Anos Jeremias mengatakan, ketersediaan peti kemas sangat penting untuk mendukung hasil para nelayan di MBD. Namun perlu ada kerjasama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) MBD dengan pihak PLN terkait jaringan listrik.

“Kami harap Pemerintah Kabupaten juga bisa mengandeng PLN untuk membangun jaringan listrik di Kecamatan Tanimbar, supaya ketersediaan es dan lain-lain, walaupun kita belum mampu atau belum bisa untuk membangun, unit pengelolahan ikan atau ikan es, paling tidak ikan es bisa membantu para nelayan yang ada di pulau pulau itu,” tandas Anos, saat dihubungi koran ini, kemarin.

Ketua Fraksi Golkar DPRD Maluku ini menilai, jika ketersediaan jaringan listrik dipenuhi, maka secara tidak langsung dapat menekan angka kemiskinan. Sebab, pemberdayaan bagi masyarakat sangatlah penting.

Dirinya bahkan telah berkoordinasi dengan pihak Bank Maluku, agar bisa dipersiapkan kredit usaha yang nilainya dominan.
”Bukan hanya Bank Maluku, BRI juga memiliki sekitar 25 juta dengan bunga 7 persen per tahun. Kami juga sudah minta dari direktur umum BPDM untuk membantu. Karena di Larat ada BPDM cabang pembantu di sana. Dan kami juga sudah meminta kepada BRI kalau boleh juga dibantu. Sebab pinjaman lunak seperti itu kecil, seharga 25 juta dengan bunga 7 persen pertahun dan sangat membantu masyarakat, agar lewat bantuan dapat membudidayakan rumput laut,” paparnya.
Menurut dia, hasil komoditi kebun misalnya jambu mede atau jambu monyet, yang menjadi harapan masyarakat saat ini juga memiliki akses.

”Lewat kontener Rifer masyarakat di Tanimbar Utara itu juga sudah bisa memasarkan hasil kebun sampai ke Daerah Tomato, Kota Timika. Karena sudah ada jalur kapal yang dibuka sampai ke Timika. Mudah-mudahan akses dan jalur yang sudah kami buka, bisa membantu masyarakat di pulau-pulau di MBD maupun Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT),” harapnya. (RHM)

Comment