by

DPRD SBT Mulai Sorot Kinerja Tim Covid-19

Ambon, BKA- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Fathul Kwairumaratu, mulai menaruh perhatian terhadap kinerja Tim Covid-19 di kabupaten itu.

Pasalnya, hingga saat ini, tim Covid-19 mulai hilang kendali. “Walaupun SBT dikatagorikan zona hijau, tapi tanggungjawab sebagai tim Covid-19 SBT harus terus diperketat,” ucap Fathul, saat diwawancarai di Bula, Minggu (13/12).

Penilaian itu dia dasarkan pada bebasnya alur masuk-keluar orang di kabupaten itu, baik melalui jalur laut, udara maupun darat. Seakan-akan SBT tidak memiliki tim Covid-19.

“Jalur darat, orang-orang bebas keluar-masuk. Begitu juga laut dan udara. Dimana kinerja Tim Covid-19,” ucap Fathul.

Sekretaris Fraksi Pembangunan Demokrasi Nasional (PDN) DPRD SBT ini menjelaskan, saat ini, terlihat secara nyata, tim Covid-19 mulai malas menjalankan tugasnya. Padahal anggaran yang dikucurkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) SBT dan DPRD, jumlahnya cukup besar “Sesuai hasil penetapan, DPRD dan Pemda sepekati 18 milyar rupiah,” kata Fathul.

Selaku wakil rakyat, dirinya merasa penting agar DPRD SBT kembali melayangkan surat ke Tim Covid-19 SBT, untuk dievaluasi dan dimintai pertanggungjawabannya selama ini.

Maksudnya, agar DPRD secara langsung mengetahui, sejauh mana Tim Covid-19 SBT malakukan pencegahan penyebaran virus corona di Bumi Ita Wotu Nusa.

Bagi Fathul, pihak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mana saja yang terlibat langsung dalam tim ini, harus menyiapkan upaya yang dilakukan selama menggunakan angggaran Covid-19. ” Seperti, Dinas Kesehatan, Dinas Koperindag, Dinas Sosial dan beberapa dinas lainnya,” ucapnya.

Selain itu, anggota DPRD asal Dapil Dua ini menyampaikan, pihak DPRD harus tegas melakukan pengawalan terkait angggaran Covid-19. Karena, banyak warga yang hingga kini belum menerima bantuan Covid-19, baik dari daerah hingga pusat. (BKA-2)

Comment