by

DPRD SBT Temukan Masalah di RSUD Bula

Komisi C DPRD Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), menemukan sejumlah masalah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bula, SBT. Temuan tersebut diketahui saat sejumlah anggota legislatif (Aleg) ini melakukan tinjaun lapangan, Kamis (03/06).

Ketua Komisi C DPRD SBT, Abdullah Kelilauw mengatakan, tinjaun langsung ke RSUD Bula itu sebagai komitmen terhadap pihaknya untuk melihat secara langsung kondisi dan pelayanan di instansi tersebut. “Sudah, tadi kita melakukan tinjaun langsung di RSUD Bula. Memang ada masalah yang kita temukan disana,” tutur Kelilauw, kepada wartawan di sela-sela tinjauan.

Kelilauw menjelaskan, temuan tersebut diantaranya RSUD Bula mempunyai hutang di luar hampir Rp 1,4 miliar. ‚ÄúPadahal dalam laporan realisasi, Direktur RSUD Bula. Linggar S, aggaran yang diperuntukan untuk belanja obat-obatan itu hampir 4 miliar. Tapi semua data kita sudah ambil, kita akan cocokan,” bebernya.

Politisi PKPI ini mengaku, jika ada temuan fiktif pada laporan realisasi anggaran tahun 2020, maka pihaknya tidak segan-segan untuk mengeluarkan rekomendasi politik. Hal tersebut akan berlangsung pada semua OPD yang menjadi mitra komisi. “Jika kita temukan di lapanagn tidak sesuai laporan pimpinan OPD, maka kami tidak main-main,” tegas dia.

Sementara itu, anggota Komisi C lainnya, Abdul Gafar Wara-wara menambahkan, pihaknya akan terus melakukan tinjaun langsung ke seluruh OPD, yang merupakan mitra komisi. Hal itu sebagai langkah serius dalam melihat kondisi di lapanagan. “Jangan hanya mereka presentasi, tapi kenyataan dilapangan berbeda,” ucap Gafar.

Menurut dia, realisasi anggaran tidak hanya dipertanggungjawabkan lewat laporan realisasi. Tetapi sewajarnya juga melalui bukti fisik di lapangan. “Makannya setalah rapat bersama mitra, komisi mendengarakan laporan realisasi. Kita juga turun langsung melihat buktinya. Khawatirnya, jangan sampai ada rekayasa,” tutup Gafar. (SOF).

Comment