by

DPRD Sesali Sikap BPBD dan Dinas Sosial

beritakotaambon.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), menyelesakkan sikap Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial SBT terkait bencana di Desa Sabuai, Kecamatan Siwalalat, beberapa waktu lalu.

Penyesalan itu disampaikan sejumlah anggota DPRD SBT pada rapat komisi gabungan bersama BPBD, Dinas Sosial dan Dinas Pertanian SBT, di ruang rapat Komisi C DPRD SBT, 12 Agustus lalu.

Rapat itu dipimpin Ketua DPRD SBT, Noaf Rumau, didampingi oleh Wakil Ketua I DPRD SBT, Ahmad Voth.

Baca juga: Gerindra Dukung Pembangunan Hunimua

Anggota Komisi C, Hasan Day, merasa heran dengan kinerja OPD terkait. Sebab banjir yang melanda Desa Sabuai dan lima desa lainya di Kecamatan Siwalalat, hingga hari ketujuh, belum juga mendapat perhatian dari BPBD dan Dinas Sosial. Padahal, OPD teknis harus tanggap dengan persoalan bencana alam yang dialami masyarakat.

“Kinerja BPBD dan Dinas Sosial itu apa saja. Hingga sudah satu Minggu masyarakat menderita akibat bencana banjir, tidak ada bantuan sedikit pun yang menyentuh mereka. Dinas Sosial, mana yang namanya bantuan sosial itu,” kata Hasan Day.

Penyesalan yang sama disampaikan Anggota DPRD SBT lainnya, Fadly Salim Elbetan. Menurutnya, masyarakat yang desanya dikepung banjir, merupakan masyarakat adat negeri.

“Tapi kenapa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui OPD teknis, terkesan mengabaikan seperti itu,” kata Fadly.

Baca juga: DPRD Terima Aspirasi Forum Masyarakat

Padahal, lanjutnya, laporan bencana yang diderita warga sudah disampaikan perwakilan tokoh masyarakat ke BPBD dan Dinas Sosial serta Dinas Lingkungan Hidup. Namun, tidak ada respon positif.

“Sudah satu Minggu, masyarakat harus menahan derita. Tidak ada air bersih, kurang kebutuhan makanan. Tapi kenapa pemkab lambat seperti ini. Jangan menganaktirikan,” sikap Fadly.

Sejumlah anggota DPRD juga menyampaikan pendapat serupa. Bahkan dari rapat tersebut dibentuk tim, untuk turun langsung ke Kecamatan Siwalalat.(SOF)

Comment