by

DPRD Setuju Kalau Lokasi Ambon New Port Dialihkan

beritakotaambon.com – Wacana kalau pemerintah akan memindahkan lokasi pembangunan Ambon New Port dari Desa Waai, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, ke Pulau Seram atau ke Maluku Tenggara (Malra), mendapat tanggapan positif dari DPRD Provinsi Maluku.

Memang wacana pemindahan lokasi pembangunan Ambon New Port dari Desa Waai, telah dibantah Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Maluku, Muhammad Malawat, kalau Ambon New Port akan tetap dibangun pada lokasi yang telah ditentukan, Desa Waai.

Baca juga: DPRD Fokus Pembahasan PKS Dengan MEA

Namun Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Maluku, Jantje Wenno, mengatakan, pemindahan lokasi Ambon New Port ke Pulau Seram atau Malra merupakan pilihan yang tepat dan baik, dibanding di Desa Waai.

Sebagai anggota DPRD Maluku, kata Wenno, sangat setuju kalau memang ada wacana pemerintah ingin memindahkan lokasi pembangunan Ambon New Port.

Karena memang, menurutnya, selain lokasinya tepat, Seram masih memiliki lahan yang cukup luas dan sangat tepat untuk pengembangan infrastruktur Ambon New Port.

Baca juga: Infrastruktur Kecamatan Kilmury Perlu Diperhatikan

“Seram itu juga pilihan yang baik, karena disana itu kawasan lahannya masih luas. Kalau bisa, ambil lahan itu yang tidak ada penduduknya, sehingga nanti tidak akan menimbulkan persoalan baru, dengan bagaimana kalau nanti harus merelokasi masyarakat jika lahannya ada masyarakat. Karena itu bukan pekerjaan yang gampang, kalau harus merelokasi masyarakat,” ujarnya.

Politisi Partai Perindo itu kembali menyarankan, agar Pemerintah Pusat bisa mempertimbangkan hal tersebut. Karena bagi DPRD, tidak masalah kalau lokasi itu dipindahkan, sepanjang lokasinya masih berada di wilayah Maluku. DPRD tetap akan mendukung pemindahan lokasi itu.

“Saya kira ini kita harus bisa melihat sebagai win-win solusi dari persoalan yang dihadapi hari ini. Dengan demikian, saya kira ini sudah cukup bagus, namun yang pasti lahannya nanti sama sekali tidak ada pemukiman, sehingga tidak ada lagi beban untuk ada relokasi,” terangnya.

Namun yang paling penting dari semua itu, katanya, ada kepastian dari Ambon New Prot. Jangan hanya sekedar janji-janji, tapi Pempus harus bisa membuktikan hal itu.

“Jangan hanya cuma obral janji buat orang Maluku saja, tapi realitanya belum pasti. Tapi janji itu harus bisa dibuktikan,” pungkas Wenno.(RHM)

Baca juga: Dishub Jelaskan Aksi Mogok Sopir Angkot

Comment