by

DPRD Setujui Pemberian Gelar Warga Kehormatan

Ambon, BKA- Gelar Warga Kehormatan yang akan dianugerahi kepada mantan Kapolda Maluku, Irjen Pol Baharudin Djafar telah disetujui DPRD Kota Ambon. Pemberian gelar tersebut akan dilakukan lewat Paripurna Istimewa di DPRD Kota Ambon dalam waktu dekat.

Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kota Ambon, Jhon Mainake mengaku, persetujuan atas gelar warga kehormatan yang nantinya diberikan kepada Irjen Pol Baharudin Djafar merupakan persetujuan dari seluruh fraksi yang ada di DPRD. Yang dibahas dengan berbagai pertimbangan, atas usulan masyarakat.

“Prinsipnya ketika itu disampaikan, ada sebuah kesepakatan lalu itu menjadi dukungan rill dari keseluruhan fraksi. Jadi, secara kolektif, setelah ada keputusan berarti adalah keputusan yang bulat. Memang waktu pengabdiannya (Irjen Pol Baharudin Djafar) pendek tapi kesannya banyak tentang kedekatan dengan masyarakat dalam menyikapi berbagai macam persoalan yang terjadi,” ungkap Mainake, kepada wartawan di gedung DPRD Belakang Soya, Rabu (18/11).

Disebutkan, persetujuan yang dilakukan sesuai dengan permintaan masyarakat lewat berbagai surat masuk. Yakni menjadikan Irjen Pol Baharudin Djafar sebagai Warga Kehormatan Kota Ambon, jelang akhir masa jabatannya sebagai Kapolda Maluku.

“Masyarakat sudah minta DPRD mempertimbangkan untuk menjadikan beliau (Baharudin Djafar) sebagai warga kehormatan, maka DPRD harus menyikapi,” pungkasnya.

Hal senada disampaikan Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Ambon, Ary Sahertian. Dikatakan, atas dasar kedekatan dengan masyarakat, maka masyarakat memberikan surat masuk ke DPRD.

Sehingga DPRD kemudian melalukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Ambon, sehingga melahirkan sebuah keputusan yang menyatakan Irjen Pol Baharudin Djafar layak diberikan gelar Warga Kehormatan Kota Ambon.

“Dari surat masuk dan kita koordinasi dan Pemkot Ambon nyatakan layak. Karena DPRD hanya menyetujui, yang berhak adalah Pemkot Ambon,” sebut Sahertian.

Anggota Komisi III ini mengaku, tidak mengetahui penilaian pemerintah dan masyarakat yang memberikan surat masuk kepada DPRD untuk disetujui.

Saya sampaikan dari kasat mata kita belum hilang mantan Kapolda wajar dengan berbagai hal yang dilakukan.

“Lewat surat-surat masuk itu, Ketua DPRD bijak memanggil semua ketua-ketua fraksi lalu kita sepakati bersama wakil walikota. Kemudian menghadap Kapolda dan menyampaikan pikiran Walikota berdasarkan surat masuk dari masyarakat. Maka apapun resiko akan kita berhadapan langsung dengan yang bersangkutan dan tidak mungkin kita menolak, tetapi standar penilaian ada pada Pemkot. Dan fraksi menilai itu pantas,” imbuh Sahertian.

Sebelumnya Ketua DPRD Kota Ambon, Elly Toisuta menyebutkan, Irjen Pol Baharudin Djafar akan diberikan penghargaan sebagai Warga Kehormatan Kota Ambon, lewat Paripurna Istimewa DPRD Kota Ambon.

“Dalam waktu dekat kita akan melaksanakan sidang paripurna untuk penganugerahan warga Kehormatan Kota Ambon, kepada Bapak Irjen Pol Baharuddin Djafar. Yang sebentar lagi akan berpisah dengan kami,” tandas Politisi Golkar itu.

Sekedar tahu, Pemerintah Kota Ambon, siap memberikan gelar secara khusus kepada mantan Kapolda Maluku Baharuddin Djafar sebagai warga kehormatan Kota Ambon.

Pasalnya, selama menjabat sebagai Kapolda Maluku, dinilai telah banyak membantu Pemkot Ambon, dalam meningkatkan kemajuan bagi Kota Ambon.

Wakil Walikota Ambon, Syarif Hadler mengaku, Pemkot sangat bangga dengan Baharuddin. Sebab, sudah banyak mambantu Pemkot Ambon.

Buka itu saja, Syarif juga mengungkapkan, pemberian gelar kepada Baharuddin Djafar yang kini telah dimutasikan sebagai Analis Kebijakan Utama Baharkam Polri, telah mendapat persetujuan dari DPRD Kota Ambon.

Dijelaskan Syarif, ada empat orang yang sudah diberikan gelar warga kehormatan Kota Ambon. Yakni, Jenderal Wismoyo Aris Munandar, Yusuf Kalla, Sandiaga Salahuddin Uno, dan Letjen TNI Doni Munardo.

Lebih lanjut, dia mengaku, Baharuddin bakal duduki orang kelima yang mendapatkan gelar sebagai warga kehormatan Kota Ambon. (UPE)

Comment