by

DPRD Siap Divaksin Duluan

Ambon, BKA- Jika diminta, anggota DPRD Kota Ambon siap untuk divaksin duluan sebelum masyarakat. Hal ini dinilai untuk menjawab polemik efek samping dari vaksin Covid-19, sehingga masyarakat kota Ambon tidak ragu saat diminta untuk divaksin.

“Presiden saja vaksin duluan, dan kita (DPRD) siap. Artinya kita harus jadi contoh dan teladan bagi masyarakat. Sehingga kalau ada permintaan untuk pemerintah kota dan DPRD vaksin duluan sebelum masyarakat, saya kira tidak ada masalah,” ungkap Ketua Komisi I DPRD Kota Ambon, Zeth Pormes, kepada wartawan di gedung DPRD Belakang Soya, Senin (4/1).

Dikatakan, jika ada informasi liar yang sifatnya tidak ilmiah terkait vaksin covid-19 berbahaya karena memiliki efek samping, maka hal tersebut tidak boleh dipercaya. Sebab, vaksin yang telah di distribusikan ke seluruh Indonesia termasuk kota Ambon, telah diuji klinis oleh Pemerintah Pusat, sehingga aman ketika digunakan.

“Kalau sudah didistribusikan, maka sudah lewat uji klinis yang ilmiah. Dan berulang kali sudah disampaikan pak Presiden. Jadi kalau ada informasi liar, masyarakat jangan percaya. Apalagi tidak dari sumber resmi,” tandasnya.

Menurut dia, terkait opini maupun sejumlah pemberitaan terkait efek samping dari vaksin Covid-19, tidak perlu dipercaya. Sebab sesuai arahan Presiden, vaksin sinovac untuk melindungi serta mencegah masyarakat dari penularan Covid-19.

“Jadi ketika vaksin ini datang, itu sudah diuji coba, baru didistribusikan ke masyarakat. Jadi masyarakat tidak perlu ragu ketika nanti divaksin. Tidak mungkin vaksin yang dipesan dari luar negeri tidak diuji coba,” ujarnya.

Pormes harap, dengan datangnya 15.120 vaksin Covid-19, dapat dimanfaatkan sebaik mungkin demi memutus penyebaran Covid-19, sehingga kota Ambon bisa segera keluar dari wabah menuju era new normal.

“Dengan 15 ribu lebih vaksin yang ada, diharapkan masyarakat tidak ragu atau takut untuk divaksin. Dan tentu jika diminta kita siap divaksin duluan,” pungkas Pormes. (UPE)

Comment