by

Drainase PUPR Diduga Gunakan Dana SMI

Ambon, BKA- Anggaran pinjaman Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebesar Rp 700 miliar untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat Maluku, terkesan tidak bermanfaat dan tidak rasional dalam penggunaannya.

Kepada BeritaKota, salah satu sumber terpercaya yang enggan namanya disebutkan mengaku, pihak Dinas PUPR Provinsi Maluku, ketika diberi kewenangan oleh Gubernur Maluku untuk mengelola anggaran 700 miliar, justru tidak terlihat pengembangan ekonomi kepada mayarakat.

“Saya pribadi bingung pemanfaatan anggaran 700 miliar ini. Saya kira semua masyarakat lebih paham dan menilai sendiri, apa ini menunjang ekonomi masyarakat di Maluku ?,” tanya sumber, saat menghubungi koran ini, Selasa (30/3).

Dijelaskan, pekerjaan drainase yang dibangun pada lingkungan Dinas PUPR Maluku sangat tidak rasional, karena dilakukan menggunakan anggaran SMI.

“Jika dana SMI dipakai untuk bangun drainasi di PUPR, apakah meningkatkan ekonomi masyarakat Maluku atau ekonomi PUPR Maluku ? heran dia.

Menurut dia, hal tersebut menimbulkan pertanyaan, bahwa dasar pikir apa yang dipakai pihak Pemerintah Provinsi Maluku mempercayai Dinas PUPR untuk mengelola 700 milyar, mengingat anggaran ini untuk pengembangan ekonomi masyarakat, seharusnya diberikan kepihak OPD yang tepat.

“Jika OPD misalnya, Pertanian dan perternakan, Perindag dan OPD lain yang punya kompeten untuk pengembnagan ekonomi masyarakat yang berhak mengelola anggaran tersebut” ujarnya.

Ia sangat berharap, semoga anggaran 700 milyar ini diperuntukkan khusu bagi pengembangan ekonomi masyarakat Maluku.
“Semoga anggaran yang di pinjam dari SMI ini, dipakai sepenuhnya untuk kepentingan peningkatan ekonomi masyarakat. Saya berharap demikian. Yang ditakutkan peruntukan salah sasaran,” harap sumber. (BTA)

Comment