by

Dua Hari, 107 Warga Dirapid Test

Ambon, BKA- Terhitung dua hari di awal Januari 2021, sebanyak 107 warga yang melanggar protokol kesehatan ketika beraktivitas di luar rumah. Ratusan orang ini disanksi dengan rapid test di tempat, oleh petugas Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Ambon.

“Angka itu merupakan hasil operasi yang dilakukan dua hari, yakni hari Senin sebanyak 86 dan Selasa sebanyak 21 orang. Jadi totalnya 107,” sebut Koordinator Fasilitas Umum Satgas Covid-19 Kota Ambon, Richard Luhukay, kepada wartawan di Balai Kota, Selasa (5/1).

Menurutnya, operasi Yustisi yang dilakukan dalam dua hari di awal tahun 2021 ini, pihaknya lebih fokus pada tiga lokasi. Yaitu Jalan Pattimura, kawasan Talake, serta jalan Rijali tepatnya depan kantor DPRD Kota Ambon.

“Hari pertama (Senin) kita di Jalan Pattimura dengan Talake, disitu terdapat 86 orang yang rapid ditempat. Sementara untuk hari Selasa (kemarin), yang terjaring razia serta melakukan rapid ditempat itu ada 21 orang,” ungkapnya.

Luhukay yang juga Plt Kadis Pemuda dan Olahraga Kota Ambon ini mengaku, dari sekian banyak yang dilakukan rapid test di tempat, hanya sebagian warga yang hasilnya dinyatakan reaktif.
“Untuk hari senin itu, sekitar 13 orang memiliki hasil reaktif, dan Selasa hari ini (kemarin), hanya 3 saja yang hasilnya menunjukan reaktif,” ujarnya.

Bukan itu saja, tambah Richard, selama melakukan operasi Yustisi, warga yang terjaring dan dilakukan rapid test, selalu ada yang hasilnya dinyatakan reaktif. Sehingga Dia menilai, kondisi pandemi Covid-19 di Ambon belum kondusif.

“Selalu saja masih ada yang reaktif. Itu berarti kondisi kita belum benar-benar aman. Kami selalu menghimbau agar masyarakat jangan keluar rumah dulu,” pungkasnya. (BKA-1)

Comment