by

Dua Koruptor BM Dobo 4 Tahun Bui

Ambon, BKA- Majelis Hakim Tipikor pada Pengadilan Negeri Ambon, memvonis hukuman empat tahun kurungan kepada Kepala Internal Cabang PT. Bank Maluku-Maluku Utara Cabang Dobo, Welliam Apres Balsala, dan Teller, Lisbeth Yustenz, dalam kasus korupsi anggaran milik Pemkab Aru di Bank Maluku Dobo, dalam persidangan, Senin (29/6).

Selain pidana badan, keduanya pun dibebankan membayar denda sebesar Rp 50 juta, subsider tiga bulan kurungan.

“Kedua terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi seperti diatur dan diancam dalam Pasal 2 jo Pasal 18 ayat (1), ayat (2), dan ayat (3) UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang tipikor, dengan kerugian negara Rp 3,110 miliar,” tegas Ketua Majelis Hakim, Feliks R. Wuisan, Cs, dalam amar putusannya.

Putusan majelis hakim ini lebih ringan dibanding tuntutan JPU Kejati Maluku, yang sebelumnya menuntut kedua terdakwa dengan pidana penjara selama enam tahun, denda Rp 50 Juta, subsider tiga bulan kurungan.

Terhadap putusan majelis hakim, penasehat hukum terdakwa, Rony Samloy, dan JPU Oceng Ahmadaly, menyatakan pikir-pikir.

Sekedar tahu, tindak pidana yang dilakukan kedua terdakwa terjadi pada tahun 2012 lalu. Terdakwa Lisbeth Yustensz alias Lis bertugas sebagai Teller/Cash Vault di PT Bank Maluku Cabang Dobo. Dia menjalankan perintah sesuai SOP Bank Maluku, yakni, merekap transaksi keuangan berupa uang keluar dan uang masuk, yang kemudian dilaporkan kepada Kepala Teller atau Head Teller.

Tapi terdakwa melakukan transfer senilai Rp 100 juta ke rekening orang lain atas perintah Kepala Bank Maluku Cabang Dobo, Aminadap Rahanra, melalui persetujuan Head Teller yang saat itu dijabat saksi MA.

Sedangkan terdakwa Wilyam Apres Balsala selaku Kontrol Internal Cabang (KIC), sesuai temuan jaksa, terdakwa harus melakukan tugasnya sebagai pengawas dan pemeriksa terhadap keluar dan masuk uang. Namun terdakwa lalai dalam menjalankan tugasnya. Bahkan, ada tugas-tugas lain terdakwa tidak laksanakan. Atas perbuatan terdakwa, menimbulkan selisih antara Teller dengan Saldo kas dan uang tunai.(SAD)

Comment