by

Dua Pencuri Terancam 5 Tahun Penjara

Jefri Gerson Bastian alias Epot (34), warga Karang Panjang Molen, Kecamatan Sirimau dan Gusty Anggy Maulany alias Anggy (33) warga Silale, Kecamatan Nusaniwe, dituntut jaksa penuntut umum Kejari Ambon dengan pidana penjara selama 5 tahun dalam persidangan, Kamis (6/5).

Menurut jaksa penuntut umum Chaterina Lesbata, perbuatan kedua terdakwa terancam melanggar pasal 365 ayat 2 ke-1 dan ke-2 KUHP pidana junto pasal 53 ayat 1 KUHP pidana.

“Meminta kepada majelis hakim yang memeriksa perkara ini, supaya dapat memvonis terdakwa agar dipenjara selama 5 tahun. Serta barang bukti diperintahkan agar dikembalikan kepada pihak yang berhak,” ujar Chaterina dalam amar tuntutan yang dibacakan dalam sidang yang dipimpin ketua majelis hakim, Lucky R. Kalalo cs,sedangkan terdakwa didampingi kuasa hukumnya Dominggus Huliselan.

JPU membeberkan, kedua terdakwa melakukan aksinya Selasa 11 Agustus 2020 bertempat di Jalan trotoar tikungan Kantor PLN Kecamatan Sirimau Kota Ambon.

Mereka berdua melakukan pencurian berupa satu tas kantong yang berisikan uang sebesar Rp. 5 juta milik korban Agustina Aleta Vokames didahului disertai atau diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan.

Awalnya korban bersama teman korban yaitu saksi Vinska baru pulang dari tempat kerja dan berjalan kaki hendak naik ojek di depan PLN. Kemudian setelah tiba di tikungan PLN ada sepeda motor dengan nomor pool d 4 9 14 LN warna putih yang dikendarai oleh para terdakwa.

Saat itu terdakwa Jefri yang duduk di belakang langsung menarik tas milik korban secara paksa dari tangan korban, sehingga terjadi tarik-menarik antara terdakwa Jefri dan korban, sehingga mengakibatkan korban terjatuh.

Saksi memegang rak baju dari terdakwa Gusti namun terdakwa melarikan diri dan kemudian terdakwa Gusti membelokkan sepeda motor terdakwa dan kembali ke tempat terdakwa Jefri terjatuh dan langsung menyuruh terdapat Jefri untuk naik dan melarikan diri.

“Akibat perbuatan para terdakwa korban mengalami luka pada pelipis dan juga sakit pada bagian dada karena terbentur di trotoar jalan,” beber JPU.
Setelah mendengarkan tuntutan jaksa, hakim menunda sidang hingga pekan depan untuk agenda pledoi dari kuasa hukum terdakwa.(SAD)

Comment