by

Dua Ranperda Usulan Pemprov Maluku Disetujui

Ambon, BKA- Dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) usulan Pemerintah Provinsi Maluku akhirnya disetujui menjadi Peraturan Daerah (Perda), pada rapat paripurna yang digelar DPRD Provinsi Maluku, Rabu (4/11).

Dua Ranperda yang disahkan sebagai Perda, yakni, Ranperda tentang Peraturan Perusahaan Perseroan Daerah Maluku Energi Abadi dan Ranperda tentang Penyertaan Modal Daerah kepada Perusahaan Perseroan Daerah Maluku Energi Abadi.

Masing-masing disahkan sebagai Perda Nomor 25 Tahun 2020 tentang Perusahaan Perseroan Daerah Maluku Energi Abadi, serta Perda Nomor 26 Tahun 2020 tentang Penyertaan Modal Daerah kepada Perusahaan Perseroan Daerah Maluku Energi Abadi.

Rapat peripurna untuk mendengar laporan akhir Pansus DPRD Maluku terkait kedua Ranperda tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Maluku, Lucky Wattimury, yang didampingi oleh seluruh unsur pimpinan lembaga legislatif tersebut.

Gubernur Maluku, Murad Ismail, juga mengikuti paripurna yang digelar di Gedung DPRD Maluku, Karang Panjang, Kota Ambon itu secara virtual dari ruang kerjanya.

Gubernur dalam sambutannya, mengatakan, Maluku dianugerahi potensi sumberdaya alam berupa minyak dan gas bumi yang menjanjikan. Sedikitnya terdapat sembilan wilayah kerja minyak dan gas bumi, baik yang masih dalam tahap ekspolitasi maupun produksi.

Mantan Dankor Brimob Polri ini pun menjelaskan, potensi pendapatan daerah yang berasal dari deviden sesuai skema PI 10 persen dari wilayah kerja Marsela, diprediksi akan menyentuh angka Rp 30 triliun per tahun untuk porsi kepemilikan 5 persen. Karena porsi kepemiliki 10 persen setara Rp 60 triliun per tahun.

Terkait hal tersebut, Pemprov Maluku bersama-sama DPRD kemudian membentuk Rancangan Peraturan Daerah tentang Perseroan Daerah Maluku Energi Abadi, yang merupakan perseroan daerah berbentuk holding dengan modal dasar sebesar Rp 25 miliar.

“Setelah melalui tahapan pembahasan mendalam, akhirnya Pansus menyetujui dua Ranperda yang diusul menjadi Peraturan Daerah (Perda),” jelas gubernur.

Untuk itu, selaku kepala daerah dia menyampaikan rasa terimakasih dan penghargaan atas disetujuinya dua Ranperda tersebut. “Melalui rapat paripurna istimewa secara virtual ini, perkenankan saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dedikasi pimpinan dan segenap anggota DPRD Maluku, khususnya panitia khusus yang telah melakukan pencermatan dan penyempurnaan, sehingga hari ini telah diberikan persetujuan bersama atas dua buah Ranperda Maluku tahun 2020,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Maluku, Lucky Wattimury, mengatakan, dengan diselesaikannya proses pembahasan dan penetapan kedua Ranperda tersebut, Pemprov Maluku diharapkan dapat mempercepat langkah kebijakan untuk mencapai sasaran strategis pembangunan sesuai amanat RPJMD Maluku tahun 2019-2024.

“Melalui Ranperda ini, kami berharap Pemprov Maluku melalui OPD terkait untuk dapat melakukan sosialisasi kepada stakeholder yang ada di kabupaten/kota. Dengan demikian, semua dapat memahami keberadaan kedua Ranperda ini,” tandas Wattimury. (RHM)

Comment