by

Dua Warga Terluka Saat Rumah Ambruk

Dua warga Kebun Cengkeh, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Tantui, akibat tertimpa material rumah yang ambruk, Minggu (20/6), sekitar pukul 23.30 WIT.

Akibat diguyur hujan lebat, rumah Aris Soilisa di ambruk. Sehingga menciderai dua orang penghuninya.

Rifky F Soilisa (24) yang merupakan anggota Satuan Sahbara Polres SBB, mengalami patah tulang pada lengan Kiri, luka lecet kaki kiri, luka robek bawah bibir, serta luka robek pada bagian perut.

Rekannya Akbar Elly (27), Ambon mengalami luka robek pada bagian atas kaki sebelah kiri.

Dari keterangan Aris Soilisa selaku pemilik rumah, awalnya korban Rifki tiba di rumahnya pada hari Sabtu (19/6), untuk mengikuti pelatihan di SPN Passo.

Kemudian hari Minggu (20/6/), sekitar pukul 19.00 WIT, korban minta ijin keluar, untuk ketemu dengan temannya di Asrama Brimob Tantui.

Korban kembali saat kondisi hujan yang lebat. Rifky dan saudara sepupunya Akbar (korban), tiba sekitar 23.00 WIT. Keduanya langsung masuk ke kamar.

Pada pukul 23.30 WIT, Aris Soilisa mendengar ada ngemuruh longsor di dekat rumah. Kemudian dia keluar dan melihat rumahnya yang bertingkat dua itu telah ambruk, lalu meminta tolong kepada warga.

Barulah pukul 00.31 WIT, Senin (21/6), kedua korban dievakusi oleh warga bersama anggota kepolisian, untuk dibawah ke Rumah Sakit Bhayangkara Tantui.

Kapolsek Sirimau, AKP Mustafa Kamal, mengatakan, anggotanya mendapat informasi Pukul 00.20 WIT. Kemudian langsung turun ke TKP. Memasang Police Line dan membuat korban ke rumah sakit.

Dia mengungkapkan, rumah yang ambruk itu berlantai dua, berada di tepi jurang. Sehingga dengan intensitas hujan yang tinggi, rumah tersebut langsung ambruk.

“Rumah bapak korban berdekatan sekitar 10 Meter dari rumah TKP dipinggir talud yang curam. Untuk kerugian akibat kejadian tersebut, belum bisa dipastikan oleh pihak korban. Sedangkan kedua korban tersebut masih berada di RS Bhayangkara Tantui, untuk penanganan medis,” jelas AKP Mustafa.(SAD).

Comment