by

Enam Camat dan 28 Kepala Sekolah Dilantik

beritakotaambon.com – Bupati Buru, Ramly Ibrahim Umasugi, melantik dan mengambil sumpah jabatan administrator, Kepala UPTD satuan Pendidikan SD dan SMP, di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buru tahun 2021, di aula Kantor Bupati Buru, Senin (23/8).

Sebanyak 34 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilantik, diantaranya, 6 orang sebagai camat dan 28 orang guru menjabat sebagai kepala sekolah SD dan SMP di Kabupaten Buru dan proses pelantikan tersebut tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Setelah proses pelantikan dan pengambilan sumpah/janji, dilakukan penandatanganan berita acara pengambilan sumpah, antara Bupati Buru dengan perwakilan camat dan kepala sekolah yang dilantik.

Pelantikan 6 orang camat dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Buru, Nomor: 821.23/07/KEP/2021 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dalam Jabatan Administrator di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Buru Tahun 2021.

Keenam Camat yang baru dilantik itu terdiri dari Camat Teluk Kayeli, Fandi Wael, Camat Waeapo, Baharudin Besan, Camat Liliyali, Buyung Waeulung, Camat Waplau, Hamid Buton, Camat Fenalisela, Abdul Haris Salasiwa dan Camat Airbuaya, Hamisi Umasugi.

Sementara untuk 28 kepala sekolah dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Buru, Nomor: 821.24/26/KEP/2021 tentang Pengangkatan dan Penugasan kepada sekolah di Kabupaten Buru Tahun 2021.

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain, Sekda Kabupaten Buru M. Ilias Hamid, para Asisten, staf Ahli Bupati, para pimpinan OPD Pemkab Buru, serta para pejabat eselon yang akan dilantik.

Dalam sambutannya, Ramly menyampaikan, pelantikan tersebut merupakan hal yang biasa dalam rutinitas pemerintahan. Sebagai ASN, ini merupakan bagian dari pada promosi, evaluasi serta memberikan peluang kepada ASN untuk dapat meningkatkan prestasi dan jabatan.

“Saya yakin sungguh, dengan pemberian ini dan pelantikan hari ini, saudara sudah akan mampu melaksanakan tugas-tugas yang diberikan oleh negara lewat aturan-aturan kepada saudara, kerena dengan baik dan sukses sehingga saudara-saudara dilantik pada hari ini harapan saya kepada saudara-saudara semua bertanggung jawab atas jabatan yang mesti di emban dalam kondisi masih dihantui dengan penyebaran virus Covid-19,” kata Ramly.

Bupati Buru mengatakan, dengan kondisi pandemi Covid-19 hingga saat ini, sehingga nantinya sangat berat tugas dan tanggung jawab bagi saudara-saudara yang baru dilantik, tidak hanya secara monoton. Tetapi tanggung jawab sebagai seorang kepala sekolah dan seorang camat tugasnya akan bervariasi.

“Karena kita diperhadapkan dengan kondisi kondisi yang sulit, Negara membuat status sebagai darurat Covid-19 disinilah dituntut kemampuan saudara selaku pimpinan pada organisasi pemerintahan pendidikan yang saudara pimpin masing-masing tentunya sangat luas,” ujar dia.

Selain itu, Ramly menyatakan dalam tugas saudara-saudara berhadapan langsung dengan masyarakat, seperti guru atau kepala sekolah berhadapan siswa yang secara tidak langsung juga dengan masyarakat, dan juga harus mampu terus memberikan edukasi terkait Covid-19 yang baik dan benar kepada seluruh masyarakat.

“Sehingga harapan pemerintah pusat, kita (pemerintah Kabupaten Buru) mampu mengatasi Virus Covid-19, paling tidak ada himbauan-himbauan dan penekanan-penekanan untuk selalu mengikuti prokes,” ungkapnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Buru ini meminta kepada kepala sekolah yang baru saja dilantik dimana jangan salah penyalahgunakan jabatan, tanpa peduli dengan guru-guru dan pihak-pihak yang mempunyai kepentingan langsung dalam sekolah.

“Yang bisa menjurus kepada penyimpangan dan masalah penyalahgunaan kewenangan dan tugas-tugas kepala sekolah, tidak hanya sampai sebatas mengelola dana BOS. Tetapi yang paling terpenting secara umum kita meningkatkan indeks masyarakat Maluku yakni Kabupaten Buru dan harus menjadi salah satu menjadi yang terdepan,” pungkasnya. (MSR)

Comment