by

F-Perindo Tolak Perpanjangan PSBB

Ambon, BKA- Fraksi Perindo DPRD Kota Ambon menilai ada pemborosan anggaran pada pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi, sehingga mereka meolak adanya kebijakan perpanjangan PSBB Transisi XI.

Fraksi Perindo bahkan menyarankan, agar Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon segera mengalihkan anggaran PSBB Transisi untuk melunasi sejumlah pembayaran yang belum terealisasi, salah satunya Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Pemkot Ambon yang sudah 3 bulan belum dibayarkan.


Sekertaris Fraksi Perindo DPRD Kota Ambon, Harry Putra Far Far mengaku, DPRD bersama Pemkot Ambon saat ini dalam fase pembahasan anggaran. Namun banyak hal yang disesalkan terkait berbagai program pemerintah kota yang harusnya tidak perlu dijalankan. Salah satunya kelanjutan dari PSBB Transisi yang dianggap sebagai pemborosan anggaran.

“Harusnya jalankan skala-skla yang perioritas, tapi tetap diinput dalam RKA. Karena banyak hal yang justru dikorbankan dari berbagai program yang ada, salah satunya TPP yang sudah 3 bulan belum dibayarkan. Kalau memang yang selalu dibicarakan oleh pak walikota ini efesiensi yang dilakukan, maka kita tidak usah lagi perpanjang PSBB, agar anggarannya dialihkan untuk bayar TPP dan lainnnya,” kesal Far Far, kepada wartawan di gedung DPRD Belakang Soya, Rabu (25/11).

Wakil Ketua Komisi II ini menilai, banyak pegawai Pemkot yang mengeluh karena TPP sudah tiga bulan belum dibayarkan. Bahkan akan memasuki 4 bulan di bulan Desember, jika belum juga dibayarkan. Sementara sebagian besar pegawai tersebut akan memasuki Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2020.

Diakuinya, selama pandemi Covid-19, hak hak pegawai seperti TPP selalu mengalami penundaan hingga berbulan-bulan dengan alasan refocusing untuk penanganan Covid. Sementara banyak program Pemkot Ambon lewat Gustu Covid-19 seperti perpajangan PSBB dan program lainnya dinilai sebagai pemborosan anggaran.
“Harusnya anggaran dari program-program yang tidak prioritas itu dihentikan dan dialihkan untuk membayar TPP dan lainnya. Karena selama ini ha hak pegawai juga ditunda berbulan-bulan, jangan seperti itu. Dan kenapa harus perpanjangan lagi PSBB dengan membuang-buang anggaran sana sini, makanya Fraksi Perindo tolak perpanjangan PSBB,” tegasnya.

Dirinya juga menyarankan, kedepan Pemkot Ambon lewat berbagai OPD, harus benar-benar teliti dalam menjalankan program. Yakni prioritaskan program yang bermanfaat kepada masyarakat.

Dan Fraksi Perindo, lanjut dia, akan menyampaikan hal tersebut kepada pimpinan DPRD sebagai rekomendasi fraksi agar menyampaikan ke Pemerintah Kota Ambon untuk menghentikan perpanjangan PSBB.

“Ini akan menjadi rekomendasi partai untuk kita akan hentikan PSBB Transisi. Kita Fraski Perindo tolak PSBB untuk diperpanjang masuk fase 11. Dan anggarannya sebaiknya dilakukan untuk program lain yang lebih penting, salah satunya hak-hak pegawai. Dan akan kita pertanyakan nanti kepada pak Sekkot selaku Ketua TAPD, kenapa pembayaran TPP selalu ditunda,” pungkas Far Far. (UPE).

Comment