by

Fasilitas Belajar Daring Perlu Diperhatikan

Ambon, BKA- Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan, mendorong semua Satuan Pendidikan (SP) harus memperbaiki sistem pembelajarannya.

Hal itu penting dilakukan, agar proses belajar mengajar yang hingga saat ini masih dilakukan dari rumah, dapat berjalan maksimal.

Kepala SMA Negeri 6 Ambon, Lientje Nahumury, mengatakan, untuk mencapai proses BJJ maksimal, diperlukan kesiapan yang maksimal. Khusus dari segi fasilitas dan peralatan belajar Daring.

“Tidak hanya meminta dukungan dan kerjasama orangtua. Tapi juga kesiapan fasilitas Daring. Dengan demikian, fasilitas belajar Daring harus terus diperhatikan,” ujar Nahumury, Kamis (29/4).

Memang pemerintah pusat (Pempus) lewat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada beberapa bulan lalu, telah menginstruksikan Belajar Tatap Muka (BTM) tahun ajaran baru. Namun, katanya, tidak serta-merta langsung membuka sekolah, tanpa pertimbangan situasi dan kondisi penyebaran virus corona.

“Buktinya, Ujian Sekolah (US) yang kita lakukan beberapa waktu lalu, berjalan secara Daring. Itu berarti proses belajar mengajar pun, saya kira masih sulit dilakukan di tahun ajaran baru. Jadi kita tidak bisa sepelehkan kesiapan fasilitas Daring, baik di sekolah maupun bagi anak-anak,” ungkapnya.

Untuk itu, Nahumury akan terus berupaya untuk menyiapkan fasilitas Daring pada sekolah yang dipimpinnya, khususnya bagi siswa yang belum memiliki fasilitas Daring.

“Jika kita punya fasilitas sudah siap, maka Ujian Akhir Semester (UAS) bisa dilakukan secara online. Karena online atau offline, tergantung kesiapan sekolah saja. Dalam semua upaya dan kerja keras yang dilakukan, kita tetap punya harapan besar secepatnya sekolah dibuka kembali,” tutup Nahumury. (LAM)

Comment