by

Gaji Guru Kontrak MBD Dibayar Setiap Triwulan

Ambon, BKA- Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) MBD, Ferdinand Lewier, mengatakan, gaji guru kontrak dibayarkan setiap triwulan atau 3 bulan sekali. Hal itu sesuai peraturan yang sudah ditetapkan Pemerintah Kabupaten MBD.

Untuk itu, katanya, jika ada guru kontrak yang belum menerima gaji selama tahun 2020, itu menandakan yang bersangkutan tidak terdaftar sebagai pegawai kontrak MBD pada tahun ini. Atau karena proses pemberkasannya bermasalah, sehingga gajinya belum dibayarkan.

“Pembayaran gaji itu setiap 3 bulan. Tahap I itu mulai bulan Januari sampai Maret. Nah, sekarang ini, kita lagi proses untuk pembayaran untuk 3 bulan terakhir atau tahap IV di tahun 2020. Itu artinya, tahap I hingga tahap III sudah terbayarkan. Sehingga kalau ada guru yang belum terima gaji tahap I dan II, bisa jadi pemberkasannya belum selesai. Tapi kalau dari Januari hingga sekarang ini belum terima gaji, maka bisa saja yang bersangkutan tidak terdaftar. Untuk itu, perlu di kroscek ulang berkasnya di Disdik,” ujar Lewier.

Lain halnya dengan persoalan yang terjadi di Desa Lelang, Kecamatan Mdona Hyera. Berdasarkan informasi yang beredar, disana ada sejumlah guru PAUD di Desa Lelang yang belum terima gaji selama 11 bulan.

Terkait persoalan tersebut, pihaknya telah melakukan pengecekan, terkait guru-guru kontrak khusus PAUD di ibukota Kecamatan Mdona Hyera itu.

Setelah di kroscek, ternyata hanya 1 guru kontrak yang bertugas di TK Inanara Lelang atas nama Dorci Siwruru. Dan sesuai data, gaji tahap I sudah diberikan kepada guru yang bersangkutan.

Untuk itu, Lewier menduga, terkait gaji guru yang dipersoalkan itu, mungkin karena mereka diangkat oleh Pemerintah Desa (Pemdes), dan belum dibayar gajinya oleh Pemdes Lelang.

Sementara untuk pembayaran gaji guru kontrak tahap IV, kata Lewier, sementara diproses. Sehingga diharapkan, para guru tetap bersabar, karena dalam waktu dekat ini sudah bisa diselesaikan.

“Karena ini tidak lagi manual. Jadi kita sudah usulkan tahap IV dan sementara proses. Mungkin bulan depan ini sudah bisa ditransfer ke rekening masing-masing guru. Kalau ada yang belum terima gaji, maka harus melaporkan agar kita kroscek. Bisa saja, nomor rekeningnya bermasalah jadi tertunda di bank. Intinya, sepanjang menjalankan tugas dengan baik, pasti dibayar sesuai tahapannya,” tandas Lewier.(LAM)

Comment