by

Ganti Rugi Tanaman Warga Laha Sudah Di Proses

Ganti rugi tanaman warga Laha yang digusur sudah dalam proses pembayaran.

Setelah lima tahun, akhirnya warga Laha menerima ganti rugi tanaman. Kurang lebih 20 kepala keluarga yang tanaman digusur akibat pembangunan jalan Negeri Lima-Laha ini dalam waktu dekat akan menerima ganti rugi sesuai dengan seharusnya.

Sekertaris desa Laha, Fahmi Mewar mengakui sudah ada pertemuan yang dilakukan dengan dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Kota.

“Jadi sabtu kemarin itu sudah kami lakukan pertemuan dengan dinas Pekerjaan Umum dan Penataan kota mengenai masalah ganti rugi tanaman warga. Yang digusur untuk pembangunan jalan dari Negeri Lima-Laha. Memang ini sudah berlarut-larut dan baru bisa dibayar,” pungkas Fahmi Mewar sekertaris desa Laha.

Selain itu juga sudah dilakukan peninjauan langsung ke lahan warga. Yang dilakukan biro hukum pemerintah, dinas kehutanan dan warga. Setelah itu akan disepakati harga sesuai dengan besarnya lahan.

“Dan memang sudah ada tindak lanjut yang dilakukan oleh dinas terkait. Yaitu peninjauan langsung ke lapangan. Nanti pembayaran akan disepakati antara warga dan dinas PU. Semua surat administrasi yang dibutuhkan sudah diserahkan oleh masyarakat,” tambahnya Mewar.

Mewar berharap agar tahun ini warga bisa menerima ganti rugi sesuai dengan janji kepala dinas terkait. “Sesuai dengan janji kadis terkait akan diusahakan agar segera warga menerima ganti rugi tanaman. Kami juga berharap demikian,” tutupnya. (BKA-1)

Comment