by

Garap Lahan Tidur, Kabauw Kembangkan Agrowisata

Ambon, BKA- Lahan tidur di Negeri Kabauw, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), sangat luas. Lokasinya juga terbilang indah, karena berada pada ketinggian.

Terinspirasi dari program emas biru dan emas hijau yang pernah digagas Kodam XIV/Patimura, Koptu Bambang sella yang bertugas sebagai Babinsa Negeri Kabauw, Koramil 1504-07/ Pulau Haruku Kodim 1504/Ambon, menggalang para pemuda untuk memanfaatkan lahan tidur yang luas itu.

Babinsa yang juga merupakan anak adat Negeri Kabauw itu menginspirasi para pemuda, untuk membangun lokasi wisata berbasis pertanian. Langkah tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Negeri Kabauw.

Dimulai dengan menggarap lahan yang ada di Dusun Pata, Negeri Kabauw, yang dianggap tandus oleh masyarakat setempat. Sehingga ditinggalkan begitu saja, karena dinilai tidak bisa dijadikan lahan bercocok tanam atau bertani.

Dusun Pata memiliki luas puluhan hektar. Namun yang direncanakan oleh Koptu Bambang Sella bersama pemuda Negeri Kabauw, hanya sekitar 36 hektar untuk dijadikan lokasi agro wisata.

Namun permulaan, mereka baru menggarap sekitar 4 hektar lahan saja, untuk ditanami ketimun atau timun.

Koptu Bambang Sella, yang dihubungi BeritaKota Ambon, Minggu (7/2), mengungkapkan, kalau saat ini, dia bersama para pemuda tengah menggarap lahan yang ada di Dusun Pata, untuk dijadikan sebagai lokasi agrowisata.

Ada banyak jenis pertanian buah yang akan dikembangkan, misalnya, pertanian pisang, pepaya, nenas, semangka, dan sebagaiaya, yang akan dikembangkan diatas lahan seluas 36 hektar.

“Tapi sebagai permulaan, kita masih menggarap dulu untuk lahan perkebunan mentimun seluas 4 hektar. Baru selanjutnya untuk buah yang lain,” ungkapnya.

Dia bersama pemuda Negeri Kabauw, berkeinginan untuk menjadikan negeri tersebut sebagai daerah wisata. Karena memang potensi menuju arah itu cukup besar.

Sehingga, pada setiap perkebunan yang tengah digarap itu akan dibangun jyga fasilitas penunjang lainnya. Sehingga nantinya akan sangat menarik untuk dijadikan lokasi wisata bagi keluarga.

Dia berharap, sumberdaya alam maupun sumberdaya manusia pemuda Negeri Kabauw yang ada saat ini, dapat berkontribusi positif bagi pembangunan daerah dan masyarakat.

“kita ingin membangun negeri kami ini. Salah satunya, menjadikannya sebagai daerah wisata yang ada di Kecamatan Pulau Haruku. Kalau itu terwujud, kan bagus bagi peningkatan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.(BKA-2)

Comment