by

Gedung Putih Jadi Alasan Penolakan Relokasi

Ambon, BKA- Lantaran Gedung Putih Mardika belum dibongkar untuk persiapan revitalisasi pasar Mardika menjadi pasar modern, membuat ratusan pedagang di pasar Mardika yang lapaknya telah dibongkar tidak mau direlokasi.

Padahal, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, sudah menyiapkan lokasi pasar sementara untuk para pedagang. Agar dapat menyambung hidup, sembari menunggu proses revitalisasi gedung empat lantai selesai.

Pasca pembongkaran ratusan lapak dibongkar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon, dengan menggunakan satu unit alat berat (Eksavator), pedagang justru memilih berjualan pada badan jalan.

Dampak dari itu, membuat arus lalulintas di kawasan pasar terebut, menjadi sempit dan macet. Bahkan para supir angkutan umum yang melintas di kawasan tersebut merasa resah dengan sikap pedagang.

Sekertaris Disperindag Kota Ambon, Janes Appono mengaku, gedung putih menjadi tolak ukur para pedagang untuk tidak mau direlokasi. Sebab, gedung berlantai III itu, belum juga dibongkar.

“Agak susah, karena gedung putih itukan belum dibongkar-bongkar. Akhirnya, itu menjadi tolak ukur bagi pedagang,” akui Janes, kepada wartawan di Balai Kota, Selasa (17/11).

Dia memperkirakan, jika gedung dimaksud telah dibongkar, maka para pedagang yang tengah menjamur pada badan jalan Pantai Mardika itu dapat direlokasi. Karena, tidak ada alasan untuk tidak dipindahkan ke pasar sementara yang telah dibangun oleh Pemerintah Kota.

“Kalai lokasi itu (gedung putih) sudah dikerjakan, maka mereka harus pindah. Karena bisa berdampak langsung terhadap proses revitalisasi,” tandasnya.

Janes juga memastikan, dalam waktu dekat pihaknya akan menyebarkan surat kepada para pedagang untuk mau direlokasi.

“Yang pasti ada tindakan tegas. Dalam surat itu, jika pedagang tidak mau relokasi, maka yang bersangkutan tidak akan mendapatkan tempat, setelah revitalisasi pasar Mardika selesai,” pesannya.

Ditambahkan, sebelum surat tersebut disebarkan, terlebih dulu Sekertaris Kota (Sekkot) Ambon, A. G Latuheru akan menandatangani surat itu.

Disinggung kapan gedung putih dibongkar, Janes menjawab, pembongkaran dimaksud, bukan menjadi kewenangan Pemerintah Kota (Pemkot). Sebab, aset gedung Putih itu, milik Pemerintah Provinsi Maluku. (BKA-1)

Comment