by

Gejala Vaksin Covid-19 Disebut Wajar

Ambon, BKA- Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Wendy Pelupessy menyebutkan, gejala-gejala ringan seperti pusing dan mual yang dialami seseorang saat disuntik vaksin Covid-19 tahap pertama, merupakan hal yang wajar. Menurutnya, hal itu sama seperti efek samping yang dialami pasca imunisasi umumnya.
Selain gejala pusing dan mual, kemerahan dan pembengkakkan yang terjadi disekitar area suntikan, merupakan gejala umum dan wajar yang terjadi pasca penyuntikkan vaksin maupun imunisasi.

“Gejalanya sama seperti anak-anak yang melakukan imunisasi, dan itu wajar dan sangat lumrah. Bukan suatu hal yang perlu ditakutkan,” tandas Werndy, kepada wartawan, Selasa (19/1).
Dikatakan, pada Jumat (15/1) pekan kemarin, tercatat 179 SDM Kesehatan yang divaksinasi, maupun tenaga pendukung di Dinas Kesehatan. Dan sampai dengan kemarin, ada penambahan 79 yang tervaksinasi.
“Jadi, total sampai dengan hari ini (kemarin) sebanyak 258 sumber daya manusia kesehatan yang sudah tervaksinasi,” bebernya.

Tutur Wendy, informasi tentang dampak vaksinasi yang beredar di masyarakat merupakan isu yang sengaja dibuat. Agar masyarakat menjadi panik, dan berujung pada penolakan terhadap vaksinasi. Padahal, pemerintah tidak ingin mencelakakan masyarakatnya, melainkan ingin membuat yang terbaik bagi masyarakatnya.

Itulah sebabnya, lanjut dia, kenapa tenaga kesehatan yang dijadwal sebagai penerima vaksinasi awal. “Selain untuk memastikan bahwa vaksin itu aman, juga untuk memastikan bahwa tenaga kesehatan sudah terlindungi karena vaksin,” jelas dia.
Sementara itu, dr. Mario Huka, salah satu tenaga kesehatan yang divaksin mengaku, hingga kemarin dirinya tidak merasa adanya efek samping atau dampak yang signifikan pasca penyuktikan vaksin Sinovac.

“Setelah vaksinasi, awalnya saya merasa sakit kepala namun hanya berlangsung sebentar saja. Sebagai dokter, saya rasa itu hal yang wajar dan sangat normal bagi penerima vaksinasi. Sama seperti imunisasi pada umumnya,” ungkap dokter yang bertugas di Puskesmas Tiahahu itu.

Kata dia, hingga kemarin, dirinya juga dia tidak merasakan apa-apa, malah cenderung fit. Sehingga dengan keputusan Kementerian Kesehatan RI untuk memberikan vaksin tahap awal bagi para tenaga kesehatan, dinilai sebagai sesuatu yang sangat menggembirakan baginya.

“Vaksin adalah sesuatu yang sangat penting, karena vaksin membantu membuat imunitas bagi tubuh sehingga kita tidak gampang tertular Covid itu sendiri,” imbuhnya.
Menyangkut ketakutan masyarakat terhadap vaksin yang dilakukan, dr. Mario juga mengimbau agar masyarakat lebih jeli dan cermat terhadap informasi yang beredar. Jangan menerima mentah berita yang belum tentu valid dan tidak dapat dipertanggung jawabkan.

“Yang saya ingin katakan adalah vaksinasi yang dilakukan itu aman dan sangat membantu melindungi diri kita,” tutupnya. (IAN)

Comment