by

Genjot PAD Kota Kendari, Pemasangan ‘Tapping Box’ Diperbanyak

Pemkot Kendari mengoptimalkan PAD dengan cara memperbanyak pemasangan alat perekam transaksi ‘tapping box’ di sejumlah tempat usaha yang terkena pajak. Hingga Oktober 2020, total alat perekam pajak yang terpasang sebanyak 464 unit.

“Jadi, petugas (pemungut pajak) maupun wajib pajak tidak lagi berurusan. Makanya, alat perekam pajak ini sangat baik diaplikasikan pada seluruh pelaku usaha di Kota Kendari,” kata Sekretaris Kota (Sekot) Kendari, Nahwa Umar, Rabu (11/11).

Adapun sasaran pemasangan ‘tapping box’ tersebut yakni seluruh usaha perhotelan, rumah makan dan beberapa jenis usaha lainnya di Kota Kendari.

“Kami akan terus melakukan pemasangan alat perekam pajak pada seluruh tempat usaha yang ada di Kota Kendari. Karena ini sudah diatur dalam Peraturan Wali Kota Kendari Nomor 24 Tahun 2019 tentang pembayaran dan pemungutan pajak dan retribusi daerah secara sistem online melalui alat perekam pajak,” kata Nahwa Umar.

Penerapan alat perekam pajak kata dia, berdampak positif pada PAD Kota Kendari. Misalnya untuk periode Oktober 2020 realisasinya sudah mencapai Rp 92,6 miliar.

“Memang menurun, tapi ini disebabkan oleh pandemi Covid-19 yang menyebabkan wajib pajak kita banyak menunda pembayarannya. Tapi kalau melihat kebelakang itu (PAD) meningkat. Misalnya realisasi Oktober 2018 sebesar Rp 92,64 miliar, kemudian Oktober 2019 sebesar Rp 96,6 miliar. Itu artinya positif kerja alat perekam pajak ini,” pungkas Nahwa.(INT)

Comment