by

Golkar Akan Pinang JAR di Pilkada Maluku

AMBON-BKA, Dewan Pengurus Daerah (DPD) I Partai Golkar Provinsi Maluku perkuat ambisi untuk merebut kursi Gubernur Maluku dari Murad Ismail.

Untuk memuluskan ambisi politik tersebut, Partai Golkar berencana meminang Jeffry Apoly Rahawarin (JAR) yang kini menjabat Pangdam XVI/Pattimura, untuk berkontestasi pada pemilihan Gubernur Maluku 2024 mendatang.

Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Maluku, Ramly Umasugi, mengatakan, jika masyarakat menghendaki JAR bergandengan dengan Golkar, tentu partai tersebut akan rasional.

Baca: Golkar Intip Kursi Gubernur Maluku

Hal itu, katanya, sangat memungkinkan karena memang ada mekanisme politik yang dipegang teguh oleh Partai Golkar, yakni, lewat hasil survey terhadap tingkat kepuasan masyarakat. Kalau masyarakat memberikan ruang untuk peluang JAR, tentunya partai akan meminang beliau.

Namun untuk saat ini, terang Ramly, Partai Golkar terus berusaha untuk membangun konsolidasi internal maupun eksternal, agar bisa memenangkan hati masyarakat.

Karena, lanjutnya, masyarakat yang menjadi penentu keberhasilan Partai Golkar, untuk mewujudkan semua keinginan politik 2024 yang direncanakan saat ini.

“Jadi Golkar itu punya target, bagaimana bisa menang dalam Pilkada dan Pileg maupun Pilpres. Namun untuk menangkan ketiganya, tentunya Golkar harus punya cara untuk bagaimana memenangkan hati rakyat dulu,” terang Ramly, Rabu (28/7).

Pernyataan itu disampaikan Ramly untuk merespon wacana yang berkembang di masyarakat, terkait kunjungan ke Pangdam XVI/Pattimura, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, kunjungannya ke Pangdam XVI/Pattimura saat itu sebagai bentuk silaturahmi. Tidak ada agenda politik.

Tapi kalau ada masyarakat yang mewacanakan lain, katanya, itu hanya penilaian dari luar. Tapi bila wacana itu untuk kepentingan Maluku kedepan yang lebih baik, kenapa itu tidak bisa direspon balik.

Baca juga: Golkar Maluku Warning RR dan Latuconsina

“Yang jelas, Golkar akan mencalonkan kepala daerah, baik itu gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati. Karena Golkar sudah putuskan dalam Rapimnas, untuk mencalonkan presiden dan wakil presiden, gubernur dan wakil, serta bupati dan wakil. Semua publik sudah tahu, tidak perlu ditutup-tutupi lagi,” terangnya.

Sebagai kader partai, dirinya siap untuk mengamankan semua keputusan partai, termasuk terkait agenda politik 2024 mendatang.

“Saya ini sebagai kader partai. Ketika itu perintah partai, saya siap maju, baik dalam posisi satu atau dua. Kalau JAR siap, kita akan dekati bersama,” pungkasnya.(RHM)

Comment