by

Golkar Lawan Rilis KCI-LSI Pakai Indomatrik

Ambon, BKA- DPD I Partai Golkar Provinsi Maluku lawan rilis hasil survei KCI-Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Network untuk Pilkada Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), dengan rilis hasil survei Indomatrik.

Hasil rilis Indomatrik, ungkap Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Maluku, Ramly Umasugi, menempatkan pasangan Nikolas Johan Kilikily-Desianus Orno sebagai peraih elektabilitas tertinggi dikalangan pemilih di Kabupaten MBD sebesar 39,7 persen, dibanding dua pasangan lainnya, Benyamin Thomas Noach-Agustinus Lekwarday Kilikily dan Jhon Nimrot Leunupun–Dolfina Markus yang hanya berada pada posisi 34,8 persen. Sementara yang belum menentukan pilihan sebesar 15,1 persen.

Hal itu berbeda dengan hasil rilis KCI-LSI yang mengunggulkan pasangan calon Benyamin Thomas Noach-Agustinus Lekwarday Kilikily dengan elektabilitas sebesar 54,9 persen, dibanding dua pasangan lainnya.

“Tentunya sebagai Ketua DPD Golkar Maluku, silahkan saja mereka punya hasil survei seperti itu. Tentunya kita punya juga ada, dan kami juga optimis akan menang di MBD dan tiga kabupaten lainnya,” kata Umasugi.

Dari rilis hasil survei Indomatrik tersebut, dia sangat optimis kalau Golkar dengan pasangan ikolas Johan Kilikily- Desianus Orno (Kalwedo) dapat meraih kemenangan di Pilkada Kabupaten MBD.

Hal senada disampaikan Ketua Bapilu DPD Partai Garindra Maluku, Melkias Sairdekut, bahwa hasil survey yang dirilis KCI-LSI tersebut bukan merupakan suatu jaminan bagi pasangan petahana Benyamin Thomas Noach-Agustinus Lekwarday Kilikily, untuk keluar sebagai pemenang di Pilkada nanti. Namun itu hanya sebagai strategi politik semata.

“Semua kandidat itu punya perhitungan sendiri-sendiri terhadap semua peluang yang terjadi. Namun yang pasti menurut saya, bahwa biarkanlah tanggal 9 Desember itu masyarakat di MBD yang nanti akan menentukan soal pemimpin MBD lima tahun kedepan. Dan soal saling mengklaim, itu suatu yang biasa dalam berpolitik,” tandas Sairdekut.

Terpisah, Ketua Fraksi Golkar sekaligus Ketua tim Pemenang Paslon Kalwedo, Anos Yermias, yang dihubungi via selulernya, mengatakan, hasil survey yang disampaikan kubu Paslon Benyamin Thomas Noach-Agustinus Lekwarday Kilikily merupakan bentuk ketakutan mereka terhadap Paslon Nikolas Johan Kilikily-Desianus Orno.

“LSI tidak mungkin merilis hasil seperti itu. Mana mungkin kita cuma dapat 12 persen. Tapi hasilnya itu dibuat oleh mereka sendiri, untuk membentuk opini. Karena sesungguhnya mereka juga rapuh dibawa. Ini bentuk ketakutan saja, sehingga membuat opini untuk memobodohi masyarakat saja,” pungkas Yermias.(RHM)

Comment