by

Golkar Maluku Solid Dipimpin Ramly Umasugi

Dewan Pengurus Daerah (DPD) I Partai Golkar Provinsi Maluku yang dipimpin Ramly Ibrahim Umasugi, dinilai sangat solid.

Hal itu terbukti dari konsolidasi partai dari akar rumput hingga tingkatan DPD II, semakin kuat. Bahkan dukungan terus mengalir kepada Ketua DPD Golkar Maluku itu, dalam kepemimpinannya. Misalnya saat berkunjung ke 11 kabupaten/kota di Maluku.

Konsolidasi politik yang dilakukan oleh Bupati Buru dua periode itu ke daerah-daerah, dalam rangka pembentukan kepengurusan Dewan Pengurus Daerah Kabupaten atau Musyawarah Daerah (Musda), sekaligus sosialisasi politik menuju Pemilu 2024 mendatang.

Wakil Ketua Koordinator Bidang Kepartaian DPD Partai Golkar Maluku, Bisri A. Sidiq Latuconsina, mengungkapkan, belajar dari kekalahan pada Pilgub lalu, Golkar terus berbenah untuk menata organisasi.

Selain itu, pasca terpilihnya Ramly Umasugi menjadi ketua DPD Golkar Maluku, dia langsung dihadapkan dengan Pilkada 2020. Padahal Golkar sementara mencari formasi dan formulasi terbaik, untuk membenahi sistim dan tata kelolah organisasi.

“Namanya juga berbenah, tentunya dalam proses pembenahan akan tampak berantakan. Opsi terbaik yang bisa diambil oleh partai Golkar, adalah terus berbenah,” kata Latuconsina, Rabu (2/6).

Menurutnya, memang tidak semua orang bisa beradaptasi dengan perubahan. Tapi kondisi saat ini, Golkar tidak mau lagi mengalami hal yang sama dalam Pileg dan Pilkada lalu di beberapa kabupaten.

“Apalagi saat ini, Partai Golkar secara nasional telah sepakat mendukung dan berjuang untuk mengusung Ketua Umum kita (Airlangga Hartarto, red-) menjadi Presiden RI. Maka perubahan adalah kebutuhan mendasar, untuk memberi energi baru bagi partai Golkar di Maluku,” ujar dia.

Untuk itu, dia menegaskan, para kader yang tidak siap mengikuti perubahan, pasti akan gerah dengan kondisi perubahan yang sedang dilakukan Partai Golkar Maluku hingga saat ini.

“Ini kondisi proses berbenah, akan tampak berantakan. Tapi partai Golkar akan memberikan bukti ke publik Maluku, bahwa perubahan ini akan melahirkan kejayaan kembali Partai Golkar,” tandas Latuconsina.

Ditambahkan oleh Ketua DPD Golkar Maluku, Ramly Umasugi, merintis kembali kejayaan Golkar di Maluku, bukan satu hal yang mudah dalam organisasi. Karena riak-riak kecil dalam internal partai, sering muncul.

Untuk menanggapi hal tersebut, katanya, jika ada kader partai yang melanggar aturan, maka akan diberikan sanksi sesuai aturan yang telah ditetapkan dalam peraturan partai.

“Akan disikapi secara bijak dalam internal partai, untuk kemudian diberi teguran-teguran dalam batas waktu yang telah ditentukan, ataupun ditelaah secara hukum. Apabila berulangkali melanggar AD/ART, akan di berikan sanksi tegas,” tegas Umasugi.(MSR)

Comment