by

Golkar Maluku Warning RR dan Latuconsina

AMBON-BKA, DPD Partai Golkar Maluku kembali melakukan perombakan struktur fraksi Golkar DPRD Provinsi Maluku. Richard Rahakbauw (RR) yang kini menjabat Ketua Komisi III DPRD dan Effendi Rasyid Latuconsina yang belum lama dilantik sebagai wakil pimpinan DPRD Maluku, terancam lengser dari jabatan tersebut.

Sementara Ketua Fraksi Golkar DPRD Maluku yang dijabat Anos Yermias, akan digiring pada salah satu unsur pimpinan di DPRD. Sementara posisi ketua fraksi dikabarkan akan ditempati oleh Gadis Siti Nadia Umasugi, sebagai salah satu politisi muda Partai Golkar yang baru berusia 24 tahun.

Ketua DPD Partai Golkar Maluku, Ramly Umasugi yang dikonfirmasi wartawan, Rabu(28/7) mengaku, akan ada perombakan struktur di farksi Golkar DPRD Maluku.

“Ia memang ada pergeseran posisi di Fraksi DPRD Maluku. Tapi nanti soal itu DPD Golkar sudah mempercayakan ke tim panjaringan untuk bekerja. Karena beta (saya) sebagai ketua DPD sudah melimpahkannya ke tim untuk menilai kinerja fraksi. Kemudian fraksi itu dalam menjalankan tupoksinya harus bisa menjabarkan kepentingan partai, sehingga semuanya tertata dengan baik dalam mekanisme aturan,” tutur Ramli.

Bupati Buru dua periode ini menilai, pergeseran itu dilakukan akibat banyak faktor dengan merujuk peraturan organisasi (PO). Dimana yang bagaimana anggota fraksi harus bisa melaporkan kegiatannya kepada DPD.

Baca: Polres Buru Kembali Sisir Kawasan Gunung Botak

Bahkan dalam setiap kebijakan politik, lanjut Ramly, dalam menyikapi anggaran pemerintah harus bisa direspon dengan baik. Apalagi yang menyangkut dengan keberpihakan kepada masyarakat, maka fraksi harus bisa didukung secara maksimal.

“Sebaliknya jika ada hal-hal yang dinilai kurang maksimal, harus bisa dikritisi bukan harus mendukung. Karena DPRD itu harus sebagai corong masyarakat di parlemen,” tegasnya.

Terkait siapa-siapa yang akan tergesar dari posisi di Fraksi Golkar, Ramli juga mengaku, semuanya sudah dibebankan kepada tim penilai yang diketuai oleh Ridwan Marasabessy.

“Itu nanti tim yang akan menggodok semuanya itu secara keseluruhan. Tapi yang pasti akan ada pergeseran. Dan itu bagian dari penilaian kinerja dari fraksi. Dan jika itu dianggap sebagai kebutuhan partai untuk kepentingan, agar Partai Golkar lebih dekat dengan masyarakat, itu terpaksa harus dilakukan,” ucapnya.

Meskipun tidak disebutkan siap-siapa yang tergeser dari posisi pimpinan di Fraksi Golkar DPRD Maluku. Namun kepastian itu akan ditetapkan dalam rapat internal Golkar yang rencananya akan berlangsung pada, Jumat (30/7) besok.

“Pergeseran bisa saja Ketua Komisi, Ketua fraksi dan mungkin bisa saja pimpinan DPRD. Namun semuanya akan dibawa dalam rapat pimpinan partai,” tutup Ramly. (RHM)

Comment