by

GTPP Maluku Usul Perketat Perkantoran

Ambon, BKA- Kota Ambon kembali masuk PSBB transisi jilid V. Gugus Tugas Percepat dan Penanganan (GTPP) Covid-19 Maluku mengusulkan Pemerintahan Kota memperketat dunia perkantoran.

Dengan begitu, bisa mencegah kluster baru di perkantoran. “Kemudian pertokoan maupun Ruko. Minimal ada toko tangguh yang peduli terhadap Protokol Covid-19.
Rumah makan juga demikian, boleh dibuka tetapi harus memenuhi syarat ventilasi durasi dan jarak, ” ungkap Ketua GTPP Maluku, Kasrul Selang, Senin (14/9).

Hal tersebut, kata Kasrul, sudah berkoordinasi dengan Pemerintahan Kota Ambon. Selain itu, serius berikan penindakan, bagi orang yang sengaja tidak patut dengan aturan protokol kesehatan.

“Perkuat juga dengan sangsi, baik administrasi, sosial dan teguran. Yang sengaja melanggar harus ditindak,” tandas Kasrul.

Disinggung wartawan, data lengkap, buat yang melanggar protokol kesehatan, jawab Kasrul, semua dipihak Pemerintahan Kota atau Kabupaten setempat. Dan GTPP Maluku, tidak tahu soal itu.

Bukan itu saja, Kasrul mengakui, untuk penerepan PSBB transisi lanjut di Kota bertajuk Manise ini, semua kemabli ke kebijakan Pemerintah Kota untuk memperketat seperti PSBB total sebelumnya.

“Soal PSBB ketat seperti awal itu kewenangan Pemerintah Kota Ambon. Tanya saja ke Pak Walikota. Ini juga sama dengan Jakarta kewenangan Pemda,” tukasnya. (BKA-1).

Comment