by

Gubernur Diingatkan Soal Janji Anggaran ke SBT

Ambon, BKA- Lewat rapat paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) tahun anggaran 2020, mewakili fraksi Partai Gerindra, Alimudin Kolatlena kembali ingatkan Gubernur Maluku, Murad Ismail terhadap janjinya yang ingin membangun Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

Dimana niat itu, disampaikan Gubernur saat melakukan kunjungan kerja di SBT pada bulan Oktober 2020 lalu, khususnya di desa Kelimury dan sempat mengeluarkan air mata saat melihat kondisi pembangunan yang ada.
Namun untuk realiasi anggaran untuk pembangunan SBT sebesar kurang lebih Rp 400 miliar, kata Kolatlena, pernyataan Gubernur itu dikutip lewat pemberitaan sejumlah media di Kota Ambon, bahwa untuk pembangunan SBT akan dianggarkan sebesar Rp 400 miliar lebih.

“Saya ingat betul, 19 Oktober 2020 itu hampir semua media lokal di Kota Ambon, memuat pemberitaan tentang janji pak gubernur terhadap pembangunan diberbagai infrastruktur di SBT. Kurang lebih ada 405 miliar yang akan diarahkan untuk pembangunan jalan dan infrastruktur lainnya. Namun seiring waktu berjalan realiasinya apa yang menjadi niat Gubernur belum juga terealisasi. Sehingga lewat LKPJ 2020 dan selanjutnya dalam anggaran 2021, apa yang menjadi niat gubernur diharapkan bisa terealisasi,” harap Kolatlena.
Kepada awak media usai menghadiri rapat paripurna, Jumat (16/4), Kolatlena mengatakan, apa yang disampaikan kepada gubernur lewat rapat LKPJ bagian dari jejak digital. Sehingga apa yang telah disampaikan media menjadi acuan untuk kembali diingatkan.

“Ini kan pengakuan gubernur lewat media yang setiap saat. Saya ikuti terus terhadap janji gubernur kepada masyarakat SBT. Dalam pembangunan infrastruktur jalan dan lain-lain dengan anggaran 405 miliar, sehingga itu saya hanya mengingatkan sebagai wakil rakyat dari SBT,” tandasnya.

Sebagai partai pengusung, tutur Politisi Gerindra ini, hanya ingin pemerintah dibawah kepimpinan Murad Ismail dan Barnabas Orno, harus bisa berhasil dalam berbagai pembangunan. Sehingga sekecil apapun janji dan niat yang disampaikan kepada masyarakat harus dapat dipenuhi.
“Kalau pun tadi pak Gubernur mengatakan tidak pernah berjanji, namun faktanya beliu menyampaikan itu kepada masyarakat lewat pemberitaan media. Tapi sebagai wakil rakyat hanya mengingatkan saja dan tadi sudah dijawab gubernur, bahwa itu program yang nanti akan dilaksanakan. Dan ketika itu terlaksanakan, tentu sebagai masyarakat merasa terima kasih dan bersyukur,” pungkasnya. (RHM)

Comment