by

Gubernur Dukung Asis Hentihu Di Pilkalda Buru

Gubernur Maluku sekaligus Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Murad Ismail, secara spontan memberi dukungan kepada Asis Hentihu, untuk maju bertarung pada Pilkada Buru 2024 mendatang.

Sikap politik mantan Dankor Brimob itu disampaikan dalam forum Musyawarah Wilayah (Muswil) PPP IX Maluku, yang berlangsung pekan kemarin.

Sebagai Ketua DPD PDI-P Maluku, kata Murad, penentuan dukungan calon kepala daerah, tidak harus semua dari PDI-P. Kesempatan juga diberikan kepada partai lain.

Pandangan politik tersebut, ungkapnya, sama seprti yang disampaikan Ketua Umum (Ketum) DPP PPP, yang juga Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Suharso Monoarfa, saat melakukan kunjangan kerja (kunker) di Maluku, pekan lalu.

“Saya dengan pak Monoarfa selama dua hari di Ambon, sangat bicara banyak tentang PPP Maluku. Saya berjanji kepada beliau, bahwa meskipun sebagai Ketua DPD PDI-P Maluku, tidak harus 11 kabupaten kota itu harus PDI-P yang menjadi bupati walikota. Ada partai lain, meskipun kecil, saya berusaha untuk mengangkat mereka jadi kepala derah. Salah satunya, saya nyatakan yang hadir disini, saudaraku Asis Hentihu yang merupakan raja besar dari Buru sebagai bupati,” ucap Murad.

Untuk itu, dia telah mengingatkan kepada Ketua DPC PDI-P Buru untuk menjaga Asis Hentihu sebagai calon Bupati Buru, dalam kontestasi Pilkada Buru nanti.

“Saya bukan orang tipe yang bangun pagi lain, terus sore lain dan malam lain. Tapi apa yang saya omong, itu yang saya akan lakukan nanti. Kecuali ditengah perjalanan ada penghianatan-penghianatan yang harus kita habiskan. Pasukan bisa kuat, kalau tidak ada penghianat didalamnnya,” tandasnya.
(RHM)

Comment