by

Guru Minta TPG Jangan Dihapuskan

Ambon, BKA- Pemerintah diminta tetap mempertahankan Tunjangan Profesi Guru (TPG), sebab beredar kabar kalau tunjangan itu akan dihapus.

Wakil Kepala SD Negeri 1 Galala, Daniel Erupley, mengatakan, TPG atau tunjangan sertifikasi guru itu dirasa sangat membantu guru, terutama di masa pandemi Covid-19.

Apalagi guru ditengah pandemi Covid-19, katanya, terus menjalankan tugas dan tanggungjawab, tanpa kenal lelah. Sehingga pemerintah semestinya lebih memperhatikan kesejahteraan guru. Bukan justru sebaliknya.

“Tunjangan sertifikasi ini sangat membantu sekali. Bahwa percaya atau tidak, sertifikasi guru turut memberikan dampak yang besar dalam menarik minat anak-anak bangsa yang kini berupaya untuk menjadi seorang guru. Kalau dihapuskan, tentu akan menghilangkan semangat anak-anak bangsa yang ingin jadi guru atau yang sementara bertugas,” ungkap Erupley, Kamis (4/1).

Dengan adanya berbagai kebijakan pemerintah berkaitan dengan pendidikan, sebenarnya harus memikirkan bagaimana cara tepat untuk meningkatkan kinerja guru.

“Misalnya, di tahun kemarin itu ada Bantuan Subsidi Upah (BSU) ditambah kuota internet. Saya kira itu sangat tepat, dalam rangka tingkatkan kinerja guru. Itu sangat kami harapkan, ada bantuan-bantuan lain juga di tahun ini untuk membantu guru,” harapnya

Hal yang sama juga disampaikan Kepala SD Negeri 3 Ambon, Lin Waas, bahwa TPG tetap dijalankan sebagai bentuk kehadiran negara dalam mensejahterakan seluruh guru di Indonesia.

“Pencairan berjalan lancar setiap tiga bulan, tanpa ada kendala. Jadi kalau tiba-tiba dihentikan, juga sulit. Tapi semoga tidak hapuskan TPG. Bukan saja saya berharap itu, tapi saya kira semua guru juga mengharapkan hal yang sama. TPG tetap tersalurkan,” pungkas Waas. (LAM)

Comment