by

Guru Penggerak Satukan Visi Bawa Perubahan di Sekolah

Ambon, BKA- Guru Penggerak merupakan program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) episode 5 Merdeka Belajar, terus menjadi fokus SMA Swasta Kristen (SMASKRIS) Ambon.

Sebab menurut Kepala SMA Swasta Kristen (SMASKRIS) Ambon, E. Laturiuw, program yang diluncurkan pada 2020 itu dapat menyatukan visi, yang akan membawa perubahan di sekolah.

“Program guru penggerak ini dapat menyatukan visi bersama untuk perubahan di sekolah. Karena itu, kita sangat fokus untuk menjalankannya,” ucap Laturiuw, Selasa (23/2).


Menurutnya, pada seleksi guru penggerak tahun 2020 lalu, Laturiuw telah mendorong para guru untuk mengikuti seleksi. Sehingga pada sekolah yang dipimpinnya itu, terdapat 3 guru Calon Guru Penggerak (CGP), yakni, L. Sapulette, G.K Sumah, dan H. Ratuhanrasa.

“Puji Tuhan, ketiga guru ini sangat aktif mendorong guru-guru lainnya lewat kegiatan-kegiatan ekatrakulikuler. Dengan demikian, saya sangat percaya, bahwa guru penggerak ini akan membawa perubahan bagi sekolah. Nah pada kegiatan lokakarya Kota Ambon, ketiga guru ini juga kita hadirkan. Yang mana, materi lokakarya difokuskan pada pelajaran, menggali mimpi hingga mendesain pembelajaran yang berpusat pada siswa,” terangnya.

“Jadi bukan saja secara teori, tapi mereka juga diminta melakukan aksi nyata melalui program yang membangun mutu pendidikan. Seperti yang disampaikan Pak Menteri bahwa, guru penggerak ini sebagai pendorong transformasi pendidikan Indonesia. Dimana sangat diharapkan mendukung tumbuh kembang anak-anak secara baik. Agar mampu menjadi penerus bangsa yang tunduk pada Pancasila. Mereka juga diharapkan menjadi contoh bagi guru lainnya untuk pembelajaran yang berpusat pada siswa, serta menjadi teladan dan agen transformasi bagi dunia pendidikan.Nah, saya kira kalau kita terus fokus, maka yakin sungguh, akan menjawab apa yang diharapkan oleh kita semua,”

Comment