by

Guru-Siswa Belum Vaksin Ikut Pembelajaran Online

beritakotaambon.com – Bagi guru maupun siswa SMP yang belum mengikuti vaksin Covid-19, tidak dibolehkan melaksanakan atau mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Mereka hanya bisa mengikuti metode pembelajaran secara online.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, Edy Tasso, menegaskan, yang bisa ikut PTM hanya sekolah yang sudah memenuhi persyaratan vaksinasi 80 persen bagi guru dan siswa, serta perlengkapan sarana prasarana protokol kesehatan di sekolah.

“Materi pembelajaran bersifat esensial atau menggunakan metode campuran antara Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan Pembelajaran Tatap Muka (PTM),” kata Eddy, kepada wartawan di Ambon, Selasa (28/12).

Bagi sekolah yang belum memenuhi syarat 80 persen guru dan siswa telah divaksin, katanya, akan tetap melakukan pembelajaran jarak jauh atau online.

“Jadi bagi guru yang belum divaksin, maka proses pembelajarannya hanya bisa dilakukan, melalui pembelajaran jarak jauh, begitu juga sebaliknya,” terangnya.

Terkait dengan teknis pelaksanaan PTM di Kota Ambon yang rencananya mulai dilakukan kembali Januari 2022, Edy mengaku, akan disesuaikan dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 66.

“Sesuai dengan instruksi tersebut, untuk maksimal kursi yang diatur dalam satu ruangan yaitu 18, 15, dan ada juga yang 16 kursi. Tempat cuci tangan juga harus siap serta pemberlakuan shift belajar,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Edy mengatakan, proses dalam proses PTM, siswa dalam satu kelas diatur minimal 50 persen dari total 100 persen siswa per kelas, dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

“Durasi waktu pembelajaran ditentukan oleh satuan pendidikan. Tapi kita menyediakan opsi, agar sekolah dapat memilih sesuai dengan kebutuhan sekolah. Apakah dalam seminggu dua kali, atau menggunakan shif A shif B. Itu diatur oleh sekolah, ” tutupnya. (IAN)

Comment