by

Guru Terkendala Mendidik Secara Daring

Ambon, BKA- Kepala SD Kristen Nania, Marthin Pattinasarany, mengaku, para guru mulai terkendala untuk mendidik siswa secara Daring. Sebab mereka sudah jenuh mengikuti pembelajaran secara jarak jauh, yang berjalan sudah sekitar satu tahun.

“Memang begitu, karena guru-guru juga hanya diajar ilmu mendidik, tapi tidak untuk proses belajar online. Jadi saya kira wajar saja, ketika guru terkendala karena belajar Daring sudah lama membuat anak-anak semakin jenuh,”ungkap Pattinasarany, Senin (5/4).

Kendati demikian, pihaknya tetap melakukan proses pembelajaran, baik secara Daring maupun Luring. Karena selain tuntuan pendidikan anak, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon pun belum mengijinkan sekolah melaksanakan pembelajaran tatap muka.

“Kita masih tetap belajar seperti biasa, yakni, secara Daring dan Luring. Dilain segi, kita tetap pantau perkembangan belajar mengajar lewat grup WhatsApp. Di situ, kami saling memberikan informasi dari guru ke siswa dan juga orangtua ke guru. Sehingga kita langsung mengetahui perkembangan apa yang anak alami,” tuturnya.

Apapun kendalanya, pihaknya tetap bertanggungjawab. Berharap, pembelajaran tatap muka cepat berlangsung, karena rata-rata tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan sudah divaksin.

“Itu sudah jadi tugas kami selaku pimpinan. Jadi tetap bertanggungjawab terhadap proses pembelajaran sekarang ini. Kita berdoa, semoga pandemi ini cepat selesai supaya kita cepat belajar tatap muka,” tandas Pattinasarany. (LAM)

Comment