by

Guru Tetap Semangat Mengajar

Kepala SD B3 Urimessing, C. Salawanej, mengatakan, guru masih memiliki semangat mengajar, meskipun siswa sudah jenuh belajar.

Sebagai pendidik, katanya, guru tidak menginginkan siswa tertinggal dari segi akademik akibat Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang berkepanjangan.

“Saat PJJ, memang kelas 1 yang menjadi fokus kita. Tapi Puji Tuhan, anak-anak ini sudah bisa kenal huruf dan membaca sedikit-sedikit. Itu semua upaya dari kerja keras orangtua dan wali kelas, sehingga anak-anak ada perkembangan yang kita lihat,” ungkap Salawanej, Selasa (6/4).

Selama PJJ, katanya, orangtua sangat berperan aktif. Buktinya, hingga saat ini, mereka masih tetap semangat mendampingi siswa saat belajar.

“Artinya, komunikasi yang kami bangun dengan orangtua selama ini, sangat baik. Sehingga anak-anak ini bisa mengenal huruf dan mulai membaca. Dari 16 siswa kelas 1, sebagian besar sudah bisa membaca berkat upaya dari wali kelas dan orangtua dimasa pandemi ini. Mudah-mudahan, kerjasama terus terbangun dengan orangtua demi kebaikan anak-anak,” harapnya.

Dia mengaku, pandemi Covid-19 turut memberikan dampak bagi kualitas pendidikan siswa. Namun dengan kerja keras dan dukungan orangtua, proses belajar mengajar secara Daring dan Luring pada sekolah yang dipimpinnya masih tetap berjalan baik.

“Kami berharap dan berdoa, tahun ajaran baru ini sudah bisa belajar tatap muka. Sehingga sekarang sekolah sudah benahi untuk persiapan tahun ajaran baru. Jadi kalau pemerintah izinkan belajar tatap muka, langsung kita jalan,” tandas Salawanej. (LAM)

Comment