by

Hadapi Sevilla: Man United Dibayangi Kutukan Semifinal

Rekam jejak hebat Sevilla di tempat netral bisa menjadi sinyal bahaya bagi Manchester United.

Sevilla dan Manchester United dipertemukan pada semifinal Liga Europa 2019-2020.

Sevilla mengantongi tiket ke babak empat besar berkat kemenangan 1-0 atas Wolverhampton Wanderers di Schauinsland-Reisen-Arena, Selasa (11/8/2020).

Sehari sebelumnya, Manchester United lebih dulu melenggang setelah menyingkirkan Copenhagen.

Sang wakil Spanyol dan Inggris dijadwalkan bersua dalam partai semifinal di tempat netral, RheinEnergieStadion, Minggu (16/8/2020).

Berbeda dari musim-musim sebelumnya, babak empat besar Liga Europa edisi kali ini memang digelar di satu lokasi dan berformat satu leg.

Hal tersebut imbas dari gangguan virus corona yang sempat membuat kompetisi Benua Biru terhenti.

Menyambut duel kontra Man United, Sevilla bermodalkan sebuah tren positif.

Sebelum laga melawan Wolverhampton, Sevilla dua kali melawan tim Inggris di tempat netral dan semuanya berakhir dengan kemenangan.
Momen pertama terjadi pada final Liga Europa 2006.

Bermain di Philips Stadion, Eindhoven, Sevilla sukses menggilas Middlesbrough 4-0.

Sepuluh tahun kemudian, pada kompetisi dan fase serupa, sang wakil Spanyol membungkam Liverpool 3-1 dalam duel di Stadion St Jakob-Park.
Apakah tahun ini Sevilla bisa melanjutkan trek rekor apik di tempat netral? Menarik buat dinantikan.

Sevilla memastikan diri lolos ke babak semifinal Liga Europa, usai menumbangkan Wolverhampton dengan skor 1-0 di MSV Arena, Duisburg, Jerman, pada babak perempatfinal, Rabu (12/8/2020) dini hari WIB.

Gol tunggal tim asuhan Julen Lopetegui diciptakan oleh Lucas Ocampos dua menit jelang laga berakhir. Di babak semifinal, Sevilla akan berhadapan dengan wakil dari Inggris lainnya, yaitu Manchester United.

Lopetegui mmenilai bahwa United bukan lawan sembarangan dan adalah tim tangguh. Walau begitu mantan pelatih Spanyol ini siap berhadapan dengan United.

Kami akan bermain melawan Manchester United pada pertandingan berikutnya – mereka adalah tim terbesar di dunia tetapi kami akan mempersiapkan diri untuk mereka,” kata Lopetegui dikutip dari Mirror.

“Kami fokus pada pertandingan berikutnya, melawan tim papan atas dan salah satu yang terbaik dalam sejarah olahraga. Mereka kini juga sedang dalam performa terbaik.

“Kami akan memberikan yang terbaik seperti yang selalu kami lakukan. Bermain melawan mereka akan sangat sulit, tapi kami akan melakukannya dengan keyakinan bakal bisa mengalahakn mereka,” ujarnya.

Sevilla sendiri memiliki tradisi di ajang ini dengan meraih lima kali trofi Liga Europa dalam sejarah klub. Tiga diantaranya didapat secara beruntun 2014, 2015, 2016. (INT)

Comment