by

Hanura Ancam Kader Mbalelo

Ambon, BKA- Menghadapi pemilihan kepala daerah pada empat kabupaten di Provinsi Maluku, Partai Hanura terus melakukan konsolidasi internal untuk merapatkan barisan, bagi upaya pemenangan pasangan bakal calon yang diusung.

Untuk dapat memenuhi target pemenangan, tidak ada cara lain, selain memberdayakan semua kekuatan elemen partai yang ada. Sehingga semua jajaran partai diharapkan untuk solid.

Agar dapat memaksimalkan kinerja semua mesin partai, terutama di empat kabupaten penyelenggara Pilkada, DPD Partai Hanura Maluku membentuk tim monitoring pemenangan pemilu di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Kabupaten Buru Selatan (Bursel), Kabupaten Kepulauan Aru dan Maluku Barat Daya (MBD).

Ketua Bapilu DPD Hanura Maluku, H. A. Husen Wasahua, menegaskan, bila dalam upaya pemenangan bakal pasangan calon yang diusung, terdapat atau ditemukan kader yang mbalelo dari keputusan partai, maka akan langsung ditindak tegas.

“Ada sanksi tegas kepada pengurus, kader partai, bahkan anggota DPRD di empat kabupaten di Maluku, yang tidak bekerja untuk memenangkan pasangan Bupati dan Wakil Bupati yang diusung Partai Hanura,” kata Wasahua, pada rapat pembentukan tim monitoring pemenangan pemilu di empat kabupaten penyelenggara Pilkada di Maluku, yang dipimpin langsung oleh Ketua DPD Hanura, M. Yasin Payapo, Minggu (20/9).

Menurut Wasahua, tim monitoring tidak segan-segan untuk memberikan sanksi berupa pemecatan. “Hal ini perlu dilakukan, supaya mereka benar-benar menjalankan fungsinya dengan baik,” tandas dia.

Hal yang sama diungkapkan Ketua DPD Partai Hanura Maluku, M. Yasin Payapo. Jika kader tidak mengikuti arahan partai, maka resiko pemecatan ada di tanganya.

“Harapan kita, DPD Hanura Maluku semuanya harus tertib barisan. Karena kami optimis, dengan kerjasama kader dan simpatisan, rekomendasi partai Hanura pada empat calon bupati dan wakil bupati dapat membuahkan hasil yang baik,” pungkasnya.(SAD).

Comment