by

Harap Anggaran 2021 Tidak Direfokusing

Ambon, BKA- Plt Kepala Dinas PUPR Kota Ambon, Melianus Latuihamallo berharap, anggaran tahun 2021 tidak mengalami refocusing, sehingga program-progam pada dinasnya dapat dijalankan. Sebab, sejumlah program di tahun 2020 lalu tidak dapat dikerjakan, lantaran direfocusing untuk penanganan Covid-19.

Dikatakan, perencanaan program PUPR Kota Ambon di tahun ini, yaitu pembangunan drainase dengan talud pengaman ombak dari Balai Cipta Kerja. Sedangkan untuk Bina Marga, ada perbaikan jembatan dan penerangan jalan umum.

“Dia tersebar dihampir seluruh desa kelurahan. Semua ini ada diusulkan masyarakat maupun hasil Musrembang. Sedangkan program-program prioritas lain didalamnya itu Cipta Karya itu seperti ruang terbuka hijau, yang ada di Tapal Kuda tahun ini akan diselesaikan,” beber Latuhamallo, kepada wartawan, Rabu (3/2).
Menurut dia, seharusnya program dimaksud sudah selesai di tahun 2020 kemarin. Namun karena refocusing anggaran, maka program tersebut ditunda.

“Tahun kemarin tidak dapat diselesaikan karena direfocusing untuk belanja covid-19. Jadi dia seper dua anggarannya atau dua per tiga anggaran dipangkas. Tahun ini mudah-mudahan tidak ada pemotongan untuk refocusing. Kalau tidak pemotongan rencana, itu diselesaikan,” tukasnya.
Ia mengaku, untuk program-progam dimaksud bakal diupayakan, agar dapat diselesaikan dalam tahun ini.

“Selain tapal Kuda, juga sama jembatan Soya ke Hatalai. Dulu sampai sekarang itu masih jembatan sementara. Tahun ini direncanakan harus buat selesai. Kemarin diusulkan dia bertahap. Tapi itu masyarakat lalu lalang untuk layani empat desa diatas. Jadi tahun ini direncanakan harus selesai. Itu di ruas jalan Soya, Hatalai,” tuturnya.

Sementara penerangan jalan umum (PJU), tambah dia, akan tersebar dititik-titik mana yang masih dianggap gelap.
“SK sudah jadi kemarin, tapi terjadi pergeseran empat tenaga. Ada satu Bappeda, ada dua Perkib maka SK-nya terombak ulang kembali. Jadi sekarang sudah siap, cuma kita lagi kordinasi dengan barang jasa untuk proses lelang,” pungkasnya. (IAN)

Comment