by

Harap Kemitraan Pemkot-Pemneg Terjaga

Ambon, BKA- Walikota Ambon, Richard Louhenapessy berharap, kemitraan antara Pemerintah Kota dengan Pemerintah Negeri/Desa tetap terjaga dengan baik. Yakni jangan sampai timbul kesalahpahaman yang bisa menghancurkan hubungan kemitraan tersebut.

Menurut Louhenapessy, untuk menjawab permasalahan di negeri, harus membangun kebersamaan antara saniri, tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Walikota dua periode itu juga mengatakan, anggota Saniri bisa meninggalkan seluruh pemikiran-pemikiran kepentingan pribadi yang dapat mengeratkan kemitraan tersebut. Dengan begitu, masalah negeri akan dapat diselesaikan dengan baik.

“Kita akan sama-sama melihat kedepan untuk kebaikan masyarakat negeri dan negeri,” tutur Louhenapessy, saat melantik anggota Saniri Negeri Latuhalat, Kecamatan Nusaniwe, masa bakti 2021-2027, di ruang ULA Balai Kota, akhir pekan kemarin.
Di tempat yang sama, dengan menerapkan protokol kesehatan, Politisi Golkar Maluku ini juga mengganti antar waktu anggota Saniri Negeri Laha, sisa masa bakti 2017 sampai 2023 akan datang.

Dikatakan, meski kota Ambon masih dalam zona orange (rendah) penyebaran Covid-19, namun tugas Pemerintah Kota masih tetap dilakukan. Dengan selalu memperhatikan protokol kesehatan, agar tidak menimbulkan kluster baru.

“Satu diantaranya yaitu kita Pemerintah Kota Ambon melantik anggota Saniri Negeri Latuhalat dan Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota Saniri Negeri Laha. Ini sangat penting untuk meminimalisir pelayanan masyarakat di pemerintahan,” terangnya.
Mantan Anggota DPRD Maluku ini menambahkan, tidak ingin mengingatkan lebih banyak lagi terhadap seluruh pengurus Saniri yang dilanti. Sebab, Saniri yang dilantik itu sudah memiliki pengamalan yang cukup baik. “Saya tidak berikan sambutan yang banyak. Karena saya tau tugas dari Saniri ini kalian pasti sudah tau,” terangnya.
Louhenapessy juga menilai, anggota saniri mempunyai kedudukan yang sederajat dengan raja definitif.

Untuk itu, harus selalu bergandengan tangan untuk memajukan masyarakat dan negeri. “Mereka punya kedudukan sama. Karena saniri dan raja diangkat dan bertanggung jawab pemerintah kota melalui camat setempat,” sebutnya. (IAN)

Comment