by

Harap Pempus-MUI Keluarkan Juknis Ramadhan

Ambon,BKA- Bagian Kesejahteraan Masyarakat Kota Ambon, berharap, Pemerintah Pusat (Pempus) maupun MUI mengeluarkan Petunjuk Teknis (Juknis) untuk Ramdahan tahun ini.

Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Kota Ambon, Fenly Masawoy, mengatakan, bulan suci Ramadhan makin dekat. Namun Juknis dari Pempus dan MUI belum ada.

Karena belum ada Juknis yang dikeluarkan Pempus maupun MUI, maka pihaknya belum bisa memberikan sosialisasi kepada masyarakat, tentang pelaksanaan ibadah puasa ditengah pandemi Covid-19 2021.

“Kita sekarangkan masih dikondisi pandemi Covid-19, yang mana masih dalam PSBB transisi. Saya berharap Mentri Agama dan MUI Pusat, untuk bagaimana pelaksanaan ibadah puasa ditengah pandemi,” ungkapnya, Kamis (8/4).

Dia mengaku, jika Pempus dan MUI telah keluarkan Juknis yang berkaitan pelaksanaan ibadah puasa pada bulan suci Ramadhan tahun ini, maka pihaknya pasti secepatnya berikan sosialisasi kepada masyarakat. “Misalnya, zona orange, penerapan seperti apa. Zona merah seperti apa,” terangnya.

Tapi karena belum ada Juknis, maka pihaknya belum bisa mengambil langkah. “Jika sudah ada Juknis, maka itu akan menjadi panduan untuk kita melakukan sosialisasi,” ujarnya.

Selain itu, kata Masawoy, Satuan Tugas (Satgas) Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kota Ambon, pasti hanya dapat menerapkan protokol kesehatan. Tetapi tidak dapat mengambil kebijakan terkait panduan pelaksanaan ibadah puasa.

“Kita belum bisa bergerak lebih. Kalau sudah adakan (Juknis), itu akan jadi panduan juga untuk Satgas Covid-19 untuk bisa memonitor, memantau dan mengevaluasi pelaksanaan ibadah puasa ditengah pandemi Covid-19,” sebutnya.

Untuk itu, dia berharap, seluruh masyarakat Kota Ambon tetap patuhi anjuran pemerintah, terkait protokol kesehatan guna meminimalisir angka terkonfirmasi positif Covid-19. Sehingga Kota Ambon bisa keluar dari zona orange. Bila perlu menjadi zona hijau.(IAN)

Comment