by

Harap PLN Bangun Jaringan Listrik di Desa Terluar

Selaku mitra dari PLN, Komisi III DPRD Maluku mengharapkan adanya kerja sama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) di wilayah terluar, yakni Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) dan Maluku Barat Daya (MBD) bersama PT. PLN (Persero) untuk membangun jaringan listrik sampai ke pedesaan.

“Jaringan listrik di wilayah pedesaan ini sangat penting, membantu warga yang berprofesi sebagai nelayan untuk penyediaan es dalam mengawetkan hasil tangkapan,” ujar Anggota Komisi III DPRD Maluku, Anos Yeremias kepada wartawan, Kamis (20/5).
Sebab saat ini, kata Anos, ikan hasil tangkapan nelayan seperti di Larat, Kecamatan Tanimbar Utara misalnya sudah dijual sampai ke Surabaya, Jawa Timur karena adanya kapal tol laut yang menyinggahi wilayah itu.

Menurut dia, di Larat saat ini, sudah ada kapal tol laut logistik yakni KM. Dagang Nusantara 05, yang dinilai sangat membantu. Sebab, yang diminta dari tol laut adalah disediakan peti kemas khusus. Dan, itu sudah dipenuhi, sehingga ikan beku dari Larat pun sudah bisa sampai ke Surabaya.
Hanya saja, lanjut Anos, masih terdapat banyak desa-desa di kawasan itu yang belum dibangun jaringan listrik. Sehingga produksi es dalam jumlah besar juga belum mendukung, dan ini menjadi kendala bagi para nelayan.

“Harapan kami, pihak Pemkab bisa bekerja sama dengan PT. PLN (Persero) untuk membangun jaringan listrik pada berbagai kecamatan di KKT. Supaya ada ketersediaan es dalam membantu para nelayan di daerah tersebut. Apalagi di sana belum ada unit pengolahan ikan,” sebutnya.

Selain itu, kata dia, warga di sana juga sangat membutuhkan uluran tangan pemerintah daerah melalui perbankan. Untuk memberikan bantuan lunak, dalam menunjang usaha perikanan atau rumput laut. “Kalau kita mau menekan angka kemiskinan, maka program pemberdayaan itu sangat penting dan strategis bagi masyarakat yang ada di wilayah terluar,” pungkas Anos. (RHM)

Comment